Revisi Anggaran, Jokowi Konsentrasi di Transportasi

Kompas.com - 22/10/2012, 14:54 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo bersama Wakil Gubernur Basuki Tjahaja Purnama mengebut mengerjakan Kebijakan Umum Anggaran (KUA) dan Penghitungan Plafon Anggaran Sementara (PPAS) APBD 2013. Revisi KUA PPAS akan segera diserahkan kepada dewan.

"KUA PPAS ini kita kerjakan terus siang malam setiap hari dikebut. Pagi-pagi, alhamdulillah selesai di internal kita. Hari ini atau besok akan diserahkan ke dewan," kata Jokowi di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (22/10/2012).

Dalam revisi tersebut, kata Jokowi, dikonsentrasikan kepada permasalahan transportasi, mulai dari penanganan kemacetan lalu lintas, pengadaan angkutan umum, dan sebagainya.

Selanjutnya, di bidang pekerjaan umum, akan ada normalisasi saluran air mikro hingga makro. Selain itu, di bidang perumahan, akan ada perbaikan di bidang kawasan perkampungan kumuh.

Sementara itu, sektor pendidikan dan kesehatan membahas mengenai kartu pintar dan kartu sehat. Anggaran yang tersedia tersebut, tutur Jokowi, tersedia untuk menjalankan program-program selama lima tahun ke depan.

Jokowi menjelaskan, pengerjaan KUA PPAS dikebut agar visi misi Jokowi-Basuki di tahun 2013 dapat terakomodasi secara keseluruhan di APBD.

Sebenarnya, Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta telah menyerahkan KUA PPAS ke DPRD DKI Jakarta di akhir masa kepemimpinan Fauzi Bowo. Namun, KUA PPAS ditarik kembali untuk disinkronkan dengan program-program yang akan dijalankan oleh Gubernur Jokowi lima tahun ke depan.

Dalam KUA PPAS itu, tercantum anggaran tahun 2013 mencapai Rp 44 triliun. Angka tersebut meningkat 10 persen dari APBD Perubahan 2012 sebesar Rp 41,3 triliun.

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    1.200 Nasi 'Kotak Oranye' bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

    1.200 Nasi "Kotak Oranye" bagi Tenaga Medis di RSUP Persahabatan

    Megapolitan
    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Megapolitan
    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Megapolitan
    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Megapolitan
    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Megapolitan
    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Megapolitan
    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Megapolitan
    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Megapolitan
    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    Megapolitan
    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Megapolitan
    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    Megapolitan
    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Megapolitan
    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X