Lima Usulan Jokowi Perihal Kemacetan

Kompas.com - 23/10/2012, 20:01 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo memberikan usulan terkait solusi mengatasi kemacetan di Ibu Kota kepada Polda Metro Jaya. Usulan tersebut disampaikan saat berkunjung ke Mapolda Metrp, Senin (22/10/2012) lalu.

Saat itu,Joko Widodo menyempatkan diri melihat Traffic Management Centre (TMC) yang dijalankan oleh Ditlantas Polda Metro Jaya.

"Dalam pertemuan dengan Kapolda Metro Jaya kemarin, ada lima usulan yang dibicarakan," ucap Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Selasa (23/10/2012).

Menurut Rikwanto, poin-poin usulan tersebut berkisar pada solusi untuk mengatasi kemacetan. Yang pertama ialah memaksimalkan fungsi dan peranan TMC dalam kaitan pemanfaatan kamera CCTV di Dishub ke TMC.

Kedua adalah peninggian separator jalur busway setinggi 30 cm supaya tidak ada lagi penyerobotan jalur untuk kendaraan pribadi. Ketiga, perihal perbaikan marka jalan. Perbaikan meliputi penempatan yang sesuai, perbaikan marka jalan yang rusak serta penempatan marka jalan di beberapa lokasi yang belum dipasang marka jalannya.

Keempat, penambahan volume jalan berupa pelebaran jalan maupun menyelesaikan jalan-jalan yang sudah dibuat sehingga akan maksimal penggunaannya.

"Namun, untuk poin ini masih merupakan usulan untuk jangka menengah sampai jangka panjang," terang Rikwanto.

Sementara usulan terakhir terkait tata ruang. Diharapkan jika ada pembangunan gedung baru, seperti pembangunan mal, aspek lalu lintas juga harus diperhatikan agar tidak menimbulkan kemacetan.

Selain bertemu dengan Kapolda Metro Jaya Irjen Untung S Rajab, Jokowi juga sempat bertemu dengan Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Dwi Sigit Nurmantyas.

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

    KRL Padat, Masih Ada Penumpang yang Belum Gunakan Masker

    Megapolitan
    Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

    Tak Ada Siaran Langsung, Masyarakat Tak Bisa Saksikan Pemilihan Wagub DKI

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

    Pandemi Covid-19, Wali Kota Minta Restoran dan Rumah Makan di Depok Tak Layani Makan di Tempat

    Megapolitan
    1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

    1.151 Pasien Positif Covid-19 di Jakarta, Ini 14 Kelurahan dengan Kasus Terbanyak

    Megapolitan
    Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

    Pemkot Klaim Kampung Siaga Covid-19 Sudah Jangkau 80 Persen Wilayah Depok

    Megapolitan
    Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

    Begini Mekanisme Pemilihan Wagub DKI di Tengah Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

    Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

    Megapolitan
    11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

    11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Segera Terapkan Sistem Jual Beli Online

    Megapolitan
    Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

    Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

    Megapolitan
    1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

    1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    [UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

    [UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

    Megapolitan
    Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

    Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

    Megapolitan
    Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

    Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

    Megapolitan
    Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

    Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

    Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X