Jokowi Benahi Layanan Birokrasi

Kompas.com - 24/10/2012, 03:04 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo melakukan kunjungan mendadak ke sejumlah kantor lurah dan camat di Jakarta Pusat, Selasa (23/10). Kunjungan itu dilakukan Joko Widodo untuk membenahi pelayanan publik di DKI Jakarta yang belum prima dilakukan birokrat.

”Bagus, bagus. Saya datang pukul 08.00 belum ada orang. Lurahnya enggak ada, kan, bagus. Itu yang harus dibenahi. Pelayanan yang prima dan birokrasi yang melayani itu yang akan kami tekankan. Birokrasi seperti ini harus diubah,” kata Jokowi.

Jam kerja di lingkungan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta adalah pukul 07.30. Jokowi mengunjungi Kelurahan Senen, Kelurahan Cempaka Putih Timur, dan Kecamatan Cempaka Putih sekitar pukul 08.00-09.00. Di ketiga tempat itu, baik camat maupun lurah tidak ada di tempat saat Jokowi tiba.

Jokowi dan rombongan juga melihat ruang pelayanan umum dan ruang pembuatan kartu tanda penduduk elektronik (e-KTP) di Kelurahan Cempaka Putih. Dia juga bertanya kepada petugas tentang simulasi pembuatan KTP.

”Kami ke sana, pintunya saja belum dibuka. Ke tempat lain, sama. Loketnya belum dibuka, orangnya tidak ada,” ujar Jokowi.

Dari tiga tempat itu, Jokowi merasa sudah cukup mendapat contoh pelayanan publik di DKI Jakarta. Jokowi berencana memanggil semua camat dan lurah dari enam wilayah administrasi di Jakarta. ”Semua akan dikumpulkan. Biar tahu bagaimana melayani dengan baik,” ujarnya.

Di Kecamatan Cempaka Putih, Jokowi meninjau kantor pelayanan izin mendirikan bangunan (IMB). Di situ, dia mendapati tulisan ”buka” pada loket, tetapi loket masih tutup. ”Pokoknya saya akan keliling dadakan. Ada waktu satu jam, ya, satu jam (keliling),” katanya.

Terapi kejut

Wali Kota Jakarta Pusat Saefullah mendukung langkah Gubernur Joko Widodo untuk melakukan kunjungan mendadak ke kantor lurah atau kantor camat. ”Ini merupakan terapi kejut untuk para pekerja agar mereka tepat waktu tiba di kantor. Jam kantor itu dimulai pukul 07.30,” ujarnya.

Dia mengaku belum mendapatkan panggilan dari Gubernur terkait dengan kasus itu. Namun, Saefullah sudah mendapatkan penjelasan dari lurah dan camat yang mendapatkan kunjungan itu. Di Kelurahan Senen, menurut Saefullah, belum ada lurah dan wakil lurah. Sementara sekretaris kelurahan sedang mengikuti pendidikan.

Halaman:


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Kebakaran di Tangsel, Seorang Anak Terjebak hingga Tewas

Megapolitan
Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Baim Wong Tak Pernah Curiga Mantan Anak Buah Bakal Curi Motornya

Megapolitan
Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Mantan Anak Buah Curi Sepeda Motor Baim Wong untuk Bayar Utang

Megapolitan
Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Permintaan Maaf mantan Anak Buah kepada Baim Wong karena Curi Motor

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Tetangga Novel Baswedan Minta Polisi Segera Tuntaskan Kasus Penyiraman Air Keras

Megapolitan
'Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa...'

"Novel Baswedan Beberapa Kali Operasi, Kok Masih Dituduh Rekayasa..."

Megapolitan
Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Tetangga Novel Baswedan Laporkan Dewi Tanjung atas Tuduhan Laporan Palsu

Megapolitan
Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Rela Rogoh Kocek Jutaan Rupiah demi Hobi Cosplay...

Megapolitan
Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Dua Ormas Bentrok di Bekasi, Satu Orang Terluka

Megapolitan
Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Keluarga Pengguna GrabWheels yang Tewas Ditabrak Gelar Tabur Bunga

Megapolitan
Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Sudah Lebih Sepekan, Sekda DKI Belum Dihubungi Gerindra soal Usulan Wagub

Megapolitan
Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Nenek Sebut Amel Luput dari Penyiraman Air Keras

Megapolitan
Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Radio Sonora, Garda Oto, Yello Hotel, dan Harris Convention Hall Bekasi Gelar Fun Rally 2019

Megapolitan
Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Mengadu Nasib di Kawasan Kota Tua, PKL: Kalau Enggak Dagang, Mau Makan Apa?

Megapolitan
Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Korban Penggusuran Sunter Agung Minta Pemprov DKI Sediakan Tempat Usaha

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X