Jokowi: Mungkin November Mulai Ada Realisasi

Kompas.com - 24/10/2012, 22:35 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Joko Widodo mengaku mendapat banyak masukan terkait permasalahan yang dihadapi masyarakat Jakarta dari peninjauan ke daerah-daerah yang bermasalah, seperti masalah perumahan, kemacetan, banjir, dan pasar-pasar tradisional. Jokowi pun mengandalkan keahliannya dalam berkomunikasi bersama warga.

"Ya, pokoknya kita dapat masukan, dapat input banyak, dapat masalah, dapat problem yang harus diselesaikan. Kita ini kan baru proses-proses seperti itu," kata Jokowi, di Jakarta, Rabu (24/10/2012).

Bahkan, Jokowi berani memasang target bahwa pada pertengahan November tahun ini segala realisasi dari hasil tinjauannya turun langsung ke lapangan akan mulai terlihat masyarakat.

"Nanti, mungkin mulai bulan November akan ada realisasi-realisasi," kata Jokowi.

Ia pun memberikan contoh, misalnya saat ia melakukan peninjauan di Tanah Tinggi, di mana warganya mengeluhkan sulitnya mendapatkan akses air bersih.

"Keluhannya air tidak naik, air tidak bersih, catnya sudah ini itu, ya kan nanti kita lihat ke sana lagi, yang kemarin sudah dicat atau belum," kata Jokowi.

Selanjutnya, awal November, ia juga berencana akan mengecek Rumah Susun Sementara Sewa (Rusunawa) Marunda.

"November awal kita cek sudah belum di Marunda, yang catnya sudah kayak begitu, lumutnya kayak begitu, sudah dicat atau belum. Nanti dicek pasti sudah realisasi," ujar Jokowi.

Jokowi pun mengatakan akan melakukan peninjauan ini setiap hari.

"Bukan sidak kok, tapi ya rahasia, ha-ha-ha," seloroh Jokowi.

Selain itu, kinerjanya ini juga akan menjawab beberapa nada miring yang menghampirinya. Jokowi kerap dikatakan sedang melakukan pencitraan terkait kegiatannya turun ke lapangan.

"Ya, biar saja, biar masyarakat saja yang menilai. Terima kasih sudah memberikan saya masukan dan input. Enggak apa-apa kalau saya dibilang pencitraan," ujarnya.

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

    Kabur ke Sumsel, Pelaku Penodongan di Warteg Pesanggrahan Sudah Ditangkap

    Megapolitan
    Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

    Di Balik Tegaknya Masjid Lautze, Ada Peran BJ Habibie...

    Megapolitan
    Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

    Tradisi Bagi-bagi Angpau untuk Warga Kurang Mampu di Wihara Dharma Bhakti

    Megapolitan
    Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

    Sejak Pagi, Kelenteng Tertua di Tangerang Boen Tek Bio Dipadati Umat

    Megapolitan
    Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

    Kisah Rumah Tua Pondok Cina, Jejak Etnis Tionghoa di Depok

    Megapolitan
    Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

    Ketika Masyarakat Tionghoa di Wihara Dharma Bakti Berdoa Lebih Lama pada Tahun Tikus Logam

    Megapolitan
    Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

    Fakta tentang Virus Corona, Gejalanya Sangat Umum, Satu Orang Diduga Terinfeksi

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

    [POPULER JABODETABEK] Jakarta Banjir Lagi | Suspect Virus Corona di Jakarta Utara

    Megapolitan
    Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

    Cerita Singkat tentang Masjid Lautze yang Dibangun oleh Warga Keturunan Tionghoa

    Megapolitan
    Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

    Revitalisasi Monas Terhambat Legalitas, Apa yang Dilakukan Pemprov DKI?

    Megapolitan
    Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

    Melihat Sembahyang Imlek di Wihara Dharma Bakti Petak Sembilan

    Megapolitan
    Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

    Ini Lokasi dan Rangkaian Acara Perayaan Imlek di Jakarta

    Megapolitan
    Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

    Jejak Orang Tionghoa dalam Roti Gambang dan Es Teler

    Megapolitan
    Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

    Asal-usul Jalan Perniagaan, Perkampungan Masyarakat Keturunan Tionghoa di Jakarta

    Megapolitan
    Perkiraan Cuaca Tahun Baru Imlek 2571, Jakarta Dilanda Hujan dan Petir

    Perkiraan Cuaca Tahun Baru Imlek 2571, Jakarta Dilanda Hujan dan Petir

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X