Usai Bagi-bagi Uang, Jokowi Pulang ke Rumah Dinas

Kompas.com - 26/10/2012, 15:03 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo dipastikan tidak melanjutkan kunjungan ke kampung-kampung di Ibu Kota. Setelah melangsungkan shalat Jumat, Jokowi dan staf langsung pulang ke rumah dinas. Jokowi bersama stafnya mengikuti shalat Jumat di Masjid Agung Sunda Kelapa, Jakarta Pusat, Jumat (26/10/2012).

Seusai shalat, Jokowi pun langsung dikerumuni oleh masyarakat, baik yang hanya sekadar menyapa, bersalaman, maupun bahkan mengabadikan momen bertemu Gubernur menggunakan kamera ponsel masing-masing. Dalam pertemuan langsungnya dengan warga, Jokowi membagi-bagikan uang pecahan Rp 5.000 untuk anak-anak dan pengemis, khususnya yang berada di sekitar masjid.

Aksi Jokowi itu membuat anak-anak antusias sambil menyebut-nyebut orang nomor satu di Jakarta tersebut. "Pak, saya mana, Pak. Pak Jokowi, saya belum," ujar anak-anak yang langsung disambut dengan pemberian uang oleh Jokowi. Yang unik, ulah anak-anak tersebut sempat mengganggu jalannya wawancara antara Jokowi dan para pewarta. Meski demikian, mantan Wali Kota Solo itu langsung menenangkan anak-anak yang terus memanggil-manggil namanya tersebut.

Kedatangan Jokowi sempat pula membuat suasana masjid menjadi semarak. Pria yang memenangi Pemilihan Kepala Daerah DKI Jakarta 2012 lebih dari 50 persen tersebut terus menjadi pusat perhatian warga yang juga telah selesai melaksanakan shalat.

Tak tampak pengamanan berarti dari petugas protokoler Jokowi. Hal itulah yang membuat suasana menjadi sedikit kacau. Pasalnya, warga tak henti-hentinya mengerubuti Jokowi. Setelah melaksanakan ibadah shalat Jumat, dengan menggunakan mobil khasnya, Toyota Innova B1123 RFR berwarna hitam, Jokowi kembali ke rumah dinasnya di Jalan Taman Suropati Nomor 7, Menteng, Jakarta Pusat.

Hingga kini para pewarta tampak masih setia menunggu kelanjutan aksi Jokowi blusukan ke kampung-kampung di Jakarta. Belum ada kepastian lebih lanjut mengenai ke mana jadwal kunjungan Jokowi selanjutnya.

Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Wali Kota Jakbar Usul 183 Warga yang Dikarantina di Masjid Jammi Dipindah ke Wisma Atlet

    Megapolitan
    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    PNS Pemkot Bekasi Ada yang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Diperpanjang, Pelajar Jakarta Belajar dari Rumah hingga 19 April 2020

    Megapolitan
    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Pemkot Depok Siapkan RS UI hingga Ruang Sekolah untuk Tangani Kasus Covid-19

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Kasus Covid-19 Terus Meluas, Depok Kaji Opsi Karantina Wilayah

    Megapolitan
    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Depok Dapat 1.000 Alat Rapid Test Covid-19 dari Pemprov Jabar

    Megapolitan
    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Pemkot Depok Berencana Realokasi Anggaran untuk Penanganan Covid-19

    Megapolitan
    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Anies Minta Warga Jakarta Tidak Pulang Kampung untuk Cegah Penyebaran Covid-19

    Megapolitan
    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Gelontorkan Rp 15 Miliar, Pemkot Depok Sebut Stok Masker Tenaga Medis Cukup untuk 3 Bulan

    Megapolitan
    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    UPDATE Covid-19 di Depok 28 Maret: Tambahan 8 Kasus Positif dan 1 Meninggal

    Megapolitan
    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Pemprov DKI Perpanjang Masa Tanggap Darurat Covid-19 sampai 19 April 2020

    Megapolitan
    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    61 Tenaga Medis di Jakarta Terinfeksi Covid-19, Dirawat di 26 RS

    Megapolitan
    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Dr Tirta Ceritakan Menyedihkannya Kondisi Dokter yang Berjuang Lawan Covid-19

    Megapolitan
    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Data Kasus Covid-19 di 18 Kecamatan di Kabupaten Bekasi, Paling Banyak di Tambun Selatan

    Megapolitan
    Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Sistem Drive Thru, 77 Orang yang Diperiksa Negatif Covid-19

    Pemkab Bekasi Gelar Rapid Test Sistem Drive Thru, 77 Orang yang Diperiksa Negatif Covid-19

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X