Tak Bisa ke Solo, Jokowi Sungkem melalui Telepon

Kompas.com - 26/10/2012, 18:02 WIB
|
EditorLaksono Hari W

SOLO, KOMPAS.com - Kesibukan Joko Widodo sebagai Gubernur Jakarta tidak meninggalkan kebiasaannya merayakan Hari Raya Idul Adha bersama keluarganya di Solo, Jawa Tengah. Meski berada di Jakarta, Jokowi menyempatkan diri menelepon ibunya untuk "sungkem" dan meminta maaf karena tidak dapat pulang ke Solo untuk merayakan Idul Adha di kampung halaman.

"Ya, dia sudah telepon saya kemarin untuk sungkem lewat telepon serta minta maaf tidak bisa pulang ke Solo," kata Sujiatmi Notomiatdjo, ibu Jokowi, saat dihubungi Kompas.com, Jumat (26/10/2012).

Meskipun tidak dapat merayakan Idul Adha bersama Jokowi, Sudjiatmi sudah merasa lega setelah mendengar suara putranya melalui telepon. Sudjiatmi mengatakan, Jokowi sudah menitipkan satu ekor sapi untuk dikorbankan di Ngemplak, Boyolali, tempat Sudjiatmi tinggal.

"Jauh hari sudah nitip ke saya untuk beli satu sapi, lalu dibagikan ke warga desa orangtua saya di Ngemplak, Boyolali. Enggak tahu bisa untuk berapa keluarga di sana," katanya.

Pada perayaan Idul Adha kali ini, Jokowi mendampingi Presiden Susilo Bambang Yudhoyono saat shalat Id di Masjid Istiqlal, Jumat pagi. Hadir pula dalam shalat tersebut mantan Wakil Presiden RI Jusuf Kalla, Ketua DPR RI Marzuki Alie, dan Ketua DPD RI Irman Gusman.

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

    Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

    Megapolitan
    Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

    Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

    Megapolitan
    Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

    Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

    Megapolitan
    Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

    Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

    [POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

    Megapolitan
    Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

    Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

    Megapolitan
    Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

    Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

    Megapolitan
    UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

    UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

    Megapolitan
    Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

    Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

    Megapolitan
    Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

    Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

    Megapolitan
    Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

    Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

    Megapolitan
    Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

    Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

    Megapolitan
    Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

    Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

    Megapolitan
    250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

    250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

    Megapolitan
    UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

    UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X