Margonda Depok Butuh Jembatan Penyeberangan

Kompas.com - 29/10/2012, 17:48 WIB
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Pelebaran Jalan Margonda Raya, Depok, harus disertai dengan perbaikan sarana dan prasarana jalan, seperti ketersediaan lahan parkir, trotoar, rambu-rambu lalu lintas, dan jembatan penyeberangan.

"Jalan Margonda memang tidak dilengkapi dengan trotoar dan lahan parkir yang memadai. Setelah (pelebaran) ini, kami akan buat aturan lebih tegas," kata Roni Ghufroni, Kepala Bidang Jalan dan Jembatan Dinas Bina Marga dan Sumber Daya Air Kota Depok, di Margonda, Depok, Senin (29/10/2012).

Aturan yang dimaksud Roni antara lain mewajibkan ruko-ruko di pinggir jalan Margonda menyediakan lahan 10 meter dari pinggir jalan untuk keperluan parkir.

"Selama ini banyak mobil yang parkir di pinggir jalan karena memang jarak antara bangunan ruko dan jalan terlalu dekat," lanjut Roni.


Rencana pelebaran Jalan Margonda menjadi 32 meter yang terdiri dari 8 lajur tersebut belum dipotong pembangunan trotoar. Ketiadaan trotoar ini mengundang ketidaknyamanan warga yang menganggap Jalan Margonda tidak aman bagi pejalan kaki.

Masalah lain yang krusial dalam pembangunan sarana jalan di Margonda adalah ketersediaan jembatan penyeberangan.

"Di Margonda ini, kalau mau jalan kaki ya harus selalu lihat kiri-kanan karena tidak ada jalan khusus untuk kita (pejalan kaki)," ungkap Sonny, mahasiswa Universitas Gunadarma yang terbiasa berjalan kaki ke kampus dari indekosnya.

Saat ini, hanya ada dua jembatan penyeberangan di Margonda, yakni yang menghubungkan Mal Margo City dengan Depok Town Square dan yang menghubungkan Ramayana Mall dengan ITC Depok.

Namun, jembatan penyeberangan di depan kedua mal yang saling berhadapan itu justru menambah kemacetan karena banyaknya angkot yang berhenti menunggu penumpang.

"Masa Pemda cuma memerhatikan keselamatan orang-orang yang sering ke mal. Yang mau menyeberang jalan menuju kampus seperti kita malah terancam keselamatannya," lanjut Sonny.

Halaman:
Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Mahathir Mohammad Akan Hadiri Pelantikan Presiden Besok

Megapolitan
Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Jelang Pelantikan Presiden dan Wakil Presiden, Bandara Halim Bersiap Sambut Tamu Kenegaraan

Megapolitan
Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Klarifikasi Fans K-pop yang Wajahnya Terpampang di Billboard di Bekasi

Megapolitan
Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Fakta Baru Aksi Teror Abdul Basith, Berencana Gagalkan Pelantikan Presiden dengan Bom

Megapolitan
Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Cerita tentang Affan yang Meninggal karena Tersambar Kereta, dari Izin Bermain Hingga Bertengkar dengan Ibu

Megapolitan
Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Fakta Nenek Arpah Ditipu Tetangga, Dibawa ke Notaris dengan Modus Jalan-jalan dan Tanah Dihargai Rp 300.000

Megapolitan
Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Bus Zhong Tong dan Keyakinan Kembali Mengaspal di Jakarta...

Megapolitan
Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Rumah Terendam Permanen, Beberapa Warga Hengkang dari Kampung Apung

Megapolitan
Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Cuaca di Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Sepanjang Hari

Megapolitan
Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Seandainya Kota Bekasi dan Jakarta Digabung...

Megapolitan
Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Simpan Sabu di Dalam Pembalut, Seorang Pemuda Ditangkap

Megapolitan
Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Jual Sabu, Seorang Buruh Ditangkap Polisi

Megapolitan
Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Polisi Tangkap Pria yang Aniaya Pacarnya karena Tolak Berhubungan Badan

Megapolitan
Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Dishub DKI Surati Pengurus Gedung Sediakan Fasilitas Pesepeda

Megapolitan
Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Perencanan Peledakan Bom Molotov Dosen Nonaktif IPB Diadakan di Rumah Soenarko

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X