Setelah Disidak Jokowi, Rusun Marunda Bersolek

Kompas.com - 29/10/2012, 20:56 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Paskasidak Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo atau yang akrab di sapa Jokowi, di Rumah Susun Sewa (Rusunawa), Marunda, Kecamatan Cilincing, Jakarta Utara, proses rehab dan juga penataan taman terus berjalan. Dalam sidaknya pada Jumat (26/10/2012) malam, Gubernur mengecek kesiapan huni dan berbagai fasilitas yang ada di sana.

Ditemui wartawan, Teknisi Rusun Marunda Cluster A dan B, Otong (47) mengatakan, proses pengerjaan masih terus berjalan di beberapa blok di Cluster B. Di sana sudah ada tiga blok yang dinyatakan siap dihuni.

"Di sini proses pengecatan sudah ada pada 3 blok, di blok 7, 8, 9 sudah siap dihuni tinggal mengkonek (menyambung) listriknya saja. Kalau dua blok lain sudah ada penghuninya, yaitu di blok 1 dan 5," kata Otong di Rusun Marunda Cluster B, Senin (29/10/2012).

Dijelaskan Otong, berbagai perencanaan penataan sudah mulai dilakukan. Dari mulai penataan taman, pembuatan pos jaga, dan juga proses pemasangan listrik di Rusun Marunda Cluster B.


"Di depan sama di belakang lagi di kerjakan dua pos kemanan (di Cluster B), nanti dibangun, lagi proses," ujar Otong.

Sedangkan mengenai taman, Otong mengatakan, akan ada proses penanaman tanaman jenis mangga dengan jumlah yang banyak.

"Rencananya mau ditanam pohon mangga, besok secara simbolis ada 200 bibit pohon, nanti juga mau ditambah 2.000 pohon mangga lagi dari Dinas Pertanian," kata Otong menjelaskan.

Dalam satu blok bangunan, Otong mengatakan terdapat lima lantai yang terdiri 20 pintu. Total dari lima lantai pada satu blok bangunan, terdapat 100 pintu ditambah 8 pintu dilantai dasar untuk kegiatan usaha seperti warung.

Di Cluster B, ucap Otong, sudah ada 10 blok yang sudah jadi bangunan. Satu blok lagi rencananya akan dibangun namun terkendala karena akan dibangun di lahan yang masih ada rumah warga berdiri. Dari total 10 blok (belum ditambah 1 blok yang belum dibangun) secara keseluruhan, di antaranya terdapat 5 blok lagi yang perlu direhab agar siap untuk dihuni.

"Semua ini kita di kasih waktu 40 hari untuk selesai direhab. Akhir November harus selesai. Ya mungkin tahun sudah bisa ditempati," jelas Otong.

Seperti diberitakan sebelumnya, pada Jumat (26/10/2012) malam, Jokowi mengecek kesiapan dari Rusunawa Marunda. Jokowi menanyakan mengenai keadaan Rusunawa Marunda dari mulai taman, proses pengecatan, pemasangan instalasi listrik, dan juga kesiapan huni. Sampai saat ini proses rehab Rusunawa Marunda pada Cluster B masih berlangsung.

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

    Kronologi Nenek Buta Huruf Ditipu Tetangganya

    Megapolitan
    Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

    Kronologi Penangkapan Abdul Basith Usai Rapat Perencanaan Peledakan Bom Rakitan Saat Aksi Mujahid 212

    Megapolitan
    Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

    Survei Median: 24 Persen Warga Jakarta Enggan Bekasi Bergabung

    Megapolitan
    Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

    Nenek Arpah Tak Pernah Menyangka Kehilangan Tanah karena Ditipu Tetangga

    Megapolitan
    Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

    Dishub DKI Akui Belum Maksimal Tegakkan Aturan Kepemilikan Garasi bagi Pemilik Mobil

    Megapolitan
    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Ada Jembatan Instagramable Berbentuk Kerang Hijau di Tugu Selatan

    Megapolitan
    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Mahasiswa Tewas Ditabrak Truk, Pemkot Tangsel Akan Revisi Aturan Operasional Truk

    Megapolitan
    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Polisi: Dosen Nonaktif IPB Abdul Basith Terlibat Peledakan Bom Molotov Saat Kerusuhan di Jakarta

    Megapolitan
    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Hasil Survei, Lebih Banyak Warga DKI yang Setuju Bekasi Gabung Jakarta

    Megapolitan
    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Dishub DKI: Warga Tak Perlu Ragu Naik Bus Zhongtong

    Megapolitan
    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Satu Bulan Jadi Penyedia Jasa Sepeda Listrik, Wawan Untung Rp 1 Juta

    Megapolitan
    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Fans K-pop Sempat Kaget Setelah Billboard Berisi Tampangnya Viral

    Megapolitan
    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Pemagaran Pelintasan Kereta Dekat Stasiun Palmerah Tak Ada Hubungannya dengan Pelantikan Presiden

    Megapolitan
    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Mahasiswa Akan Lapor Ke Ombudsman jika Somasi Tak Digubris Pemkot Tangsel

    Megapolitan
    Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

    Banyak Pagar Pelintasan Kereta Api yang Kerap Dijebol Warga, Ini Kata Polisi

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X