Kompas.com - 30/10/2012, 16:17 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Jokowi mengatakan, Jakarta siap menghadapi musim penghujan dan menghadapi banjir yang sudah menjadi bencana langganan. Meski begitu, dia berharap Jakarta tidak banjir.

Menurut Gubernur DKI Jakarta itu, banjir di Jakarta yang sudah menjadi langganan tetap harus diantisipasi. Kesiapan Pemprov DKI menghadapi banjir menjadi fokus utama ketika banjir memang terjadi.

"Iya, ini pokoknya kesiapan menghadapi banjir dan masalah-masalah yang berkaitan dengan sebelum banjir. Yang paling penting, ya moga-moga saja enggak ada banjir, itu saja," kata Jokowi seusai menerima pemaparan Kepala BPBD, di Balaikota DKI, Jakarta, Selasa (30/10/2012).

Dikatakan Jokowi, setelah mendengarkan pemaparan, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sudah siap dari segi manajemen organisasi yang tanggap.

"Ya, kalau dari sisi manajemen organisasi siaplah. Tetapi tadi saya belum memberikan penekanan-penekanan. Terutama di bidang kesehatan, terutama bidang logistik dan cara-cara evakuasi itu harus pasti. Tepatnya, lokasi untuk evakuasi itu harus pasti," ujarnya.

Dalam pertemuan dengan BPBD itu, Jokowi sempat bertanya mengenai antisipasi sebelum banjir. Misalnya terkait evakuasi, penyelamatan pada masyarakat, pengirimin material, dan logistik.

Kepala BPBD Arfan Arkilie kemudian memaparkan segala kesiapan untuk antisipasi banjir.

"Di semua 62 titik banjir sudah ditetapkan dapur umum, pos kesehatan, sampai evakuasi jalurnya sudah ditetapkan ketika terjadi banjir," kata Arfan.

Selain itu, Jokowi juga bertanya terkait pengiriman logistik ke masyarakat. Masyarakat yang diprioritaskan untuk cepat mendapatkan logistik adalah masyarakat yang menjadi pengungsi.

Dari aspek kesehatan, kata Jokowi, harus ada realisasi cepatnya, seperti pos kesehatan, dokter, paramedis, ambulans, tenda kesehatan, paket alat kesehatan yang dipersiapkan dekat dengan lokasi banjir.

Berita terkait lainnya dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.