Pengendara Penganiaya di Tambun Selatan Ditahan

Kompas.com - 30/10/2012, 23:27 WIB

BEKASI, KOMPAS.com-Tersangka penganiaya yang menewaskan pengendara sepeda motor bernama Jaya (37) dan seorang lagi  bernama Timan (29) kritis di depan Perumahan Mangunjaya Indah II RT 005 RW 016 Mekarsari, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Kamis (25/10/2012) pukul 03.30 berhasil dilacak, ditangkap, dan ditahan.           Kepala Subbagian Hubungan Masyarakat Kepolisian Resor Bekasi Kabupaten Ajun Komisaris Bambang Wahyudi seusai gelar perkara di kantor Kepolisian Sektor Tambun, Selasa (30/10/2012), mengatakan, tersangka pelaku adalah Riccy SFS, warga Kampung Kalibaru, Sumberjaya, Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.          

"Setelah penelusuran dan identifikasi terhadap sepeda motor yang ditinggalkan pelaku, kami berhasil melacak dan menangkap tersangka," kata Bambang yang dikonfirmasi pada Selasa malam. Dari hasil pemeriksaan, pelaku menganiaya Jaya dan Timan yang berboncengan naik sepeda motor karena kesal merasa disenggol dan mabuk akibat minuman beralkohol.           Dari gelar perkara terungkap, peristiwa mengenaskan itu bermula saat pelaku pada Kamis sekitar pukul 03.00 pulang dari pesta minum minuman beralkohol di Cafe Danau Indah. Riccy pulang dalam kondisi mabuk berat dan mengendarai sepeda motor seorang diri. Saat melintasi perlintasan rel di Tambun Selatan, sepeda motornya bersenggolan dengan sepeda motor yang dikendarai Jaya yang membonceng Timan. 

Akibat bersenggolan, Riccy menjadi marah dan memaksa Jaya berhenti. Setelah itu, Riccy bertengkar dengan Jaya. Karena emosi, Riccy mengambil pisau dari kotak dalam sepeda motor dan menyerang Jaya dan Timan. Bambang mengatakan, melihat kedua korban terjatuh dengan bersimbah darah dan panik karena korban berteriak minta tolong, Riccy membuang pisau dan kabur dengan meninggalkan sepeda motor Honda Vario Techno putih B 3824 FOT. Teriakan korban terdengar oleh warga yang kemudian menolong korban dan menghubungi polisi.

Jaya dan Timan sempat  diselamatkan dan dibawa ke RS Karya Medika 2 di Tambun Selatan. Namun, nyawa Jaya tidak terselamatkan akibat luka di dada yang terus mengeluarkan darah. Timan selamat tetapi kondisinya masih kritis. Kepada penyidik, Riccy mengakui perbuatannya. Namun, Riccy mengatakan, penganiayaan yang menewaskan orang lain itu dilakukan secara spontan atau tidak direncanakan karena emosi dan pengaruh minuman beralkohol. Akibat perbuatannya, Riccy dijerat dengan pelanggaran KUHP tentang pasal penganiyaan yang menyebabkan kematian seseorang atau penganiayaan amat berat dengan ancaman hingga 20 tahun penjara.


EditorTjahja Gunawan Diredja

Terkini Lainnya

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Pengunjung Berburu Makanan Murah Hingga Pakaian di Bekasi Night Carnival

Megapolitan
Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Buka Lapangan Kerja, Sandiaga Akan Beri Insentif Industri Perfilman

Regional
BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

BPN Optimistis Elektabilitas Prabowo-Sandiaga Meningkat Pasca-Kampanye Rapat Umum

Nasional
Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Jonan Sebut Rasio Elektifikasi NTT Paling Rendah di Indonesia

Regional
Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Prabowo dan Sandiaga Dijadwalkan Kampanye Rapat Umum Bersama di 4 Kota

Nasional
Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Terjatuh dari Kapal, ABK Ditemukan Tewas di Pelabuhan Samudera Kendari

Regional
Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Prabowo dan Sandiaga Awali Rapat Kampanye Rapat Umum di Kota yang Berbeda

Nasional
Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Prabowo Akan Awali Kampanye Rapat Umum di Manado dan Makassar

Nasional
Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Pasca-banjir Bandang Jayapura, Warga Diminta Lapor Jika Cium Aroma Tak Sedap

Regional
Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Mengamuk, Pria Ini Bacok Tiga Anggota Keluarga Mantan Istrinya

Regional
La Nyalla Ancam 'Amputasi' Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

La Nyalla Ancam "Amputasi" Kader Pemuda Pancasila Jatim yang Tak Dukung Jokowi-Ma'ruf Amin

Regional
Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Puting Beliung Rusak 117 Unit Bangunan di Bolaang Mongondow

Regional
Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Tahun 2020, Jokowi Akan Bangun 3.000 BLK Komunitas di Pondok Pesantren

Regional
TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

TNBTS Minta Semua Wisatawan Patuhi Larangan Mendekat ke Kawah Bromo

Regional
Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Patung Putri Duyung Kini Pakai Kemben, Manajemen Ancol Sebut Penyesuaian Budaya

Megapolitan

Close Ads X