Kompas.com - 01/11/2012, 15:39 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

SURABAYA, KOMPAS.com — Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi Muhaimin Iskandar mengatakan, upah buruh di Indonesia harus naik secara signifikan. Peningkatan upah signifikan menuju upah layak adalah salah satu faktor utama untuk meningkatkan kesejahteraan pekerja.

Untuk mendukung hal tersebut, Menakertrans Muhaimin Iskandar meminta pemerintah kabupaten/kota agar menekan dan menghilangkan praktik ekonomi biaya tinggi.

"Salah satu upaya untuk menaikkan upah pekerja/buruh adalah dengan menekan dan menghilangkan penyebab terjadinya ekonomi biaya tinggi yang memberatkan dunia usaha di Indonesia," kata Muhaimin di Surabaya, Kamis (1/11/2012).

Selama ini, ongkos usaha yang mahal menjadi penghambat ekonomi yang membuat para pengusaha kesulitan mengembangkan usahanya dan menaikkan upah pekerja secara signifikan.

"Perlu terus mendorong agar pemerintah kabupaten/kota memperbaiki iklim ketenagakerjaan di daerahnya, dengan cara menghilangkan praktik pungtan liar, mempermudah perizinan, dan menghapus biaya tidak jelas yang selama ini membebani pengusaha," papar Muhaimin.

Muhaimin optimistis, dunia usaha di Indonesia bisa menaikan upah buruh bila terjadi penurunan biaya produksi, penekanan ekonomi biaya tinggi, perbaikan infrastruktur, dan proses perizinan yang mudah dan murah.

"Jika ekonomi biaya tinggi di daerah ditekan, pengusaha tidak akan merasa keberatan meningkatkan upah buruh," ujarnya.

Kemnakertrans telah menerbitkan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi RI Nomor 13 Tahun 2012 tentang Komponen dan Pelaksanaan Tahapan Pencapaian Kebutuhan Hidup Layak yang merupakan penyempurnaan Peraturan Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi 17/MEN/ VII1/2005.

Dalam penyempurnaan Permenakertrans baru, jumlah jenis kebutuhan yang semula 46 jenis komponen KHL berubah menjadi 60 jenis komponen KHL. Selain itu terdapat delapan jenis penyesuaian/penambahan jenis kualitas dan kuantitas KHL, serta satu perubahan jenis kebutuhan.

"Pemerintah terus berusaha menemukan sistem pengupahan yang berasaskan keadilan, kesejahteraan, yang sesuai dengan pertumbuhan dan perkembangan ekonomi Indonesia. Namun, yang pasti, buruh harus diberikan upah dan kesejahteraan yang layak agar proses produksi dari industri terus meningkat dan bisa mendongkrak naik roda perekonomian negara, "kata Muhaimin.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.