Kompas.com - 01/11/2012, 21:26 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Terminal Pulo Gebang yang di-softlaunching oleh Fauzi Bowo pada Juni 2012 lalu masih dalam proses pembangunan. Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menjanjikan terminal megah bertaraf internasional itu akan selesai pada 2013.

"Nanti rampungnya tahun depanlah," kata Jokowi, sapaan Joko Widodo, di Jakarta, Kamis (1/11/2012).

Dia mengatakan, saat ini beberapa bagian terminal tersebut telah sampai pada tahap penyelesaian (finishing).

"Ada yang finishing, ada yang sebelah kiri masih pembebasan lahan. Ini yang masih harus dikerjakan," kata Jokowi.

Terminal Pulo Gebang memiliki total luas lahan 14 hektar dengan luas bangunan 7 hektar. Terminal ini memiliki 16 peron untuk angkutan dalam kota dan 20 peron AKAP. Nantinya Terminal Pulo Gebang ini akan dikelola oleh swasta, tetapi tetap berada di bawah Dinas Perhubungan DKI Jakarta.

Proyek pembangunan terminal ini menelan biaya Rp 450 miliar dan merupakan terminal termodern di Indonesia, yang dapat mewakili citra Jakarta sebagai ibu kota negara.

Dari segi arsitekturnya, dibuat pemisahan antara sirkulasi penumpang yang ada di lantai 1 dan lantai mezzanine dengan kendaran angkutan umum yang ada di lantai 2. Terminal yang menempati lahan seluas 9,08 hektar ini memiliki tiga lantai.

Dibuat dengan kelas internasional, terminal ini akan dilengkapi fasilitas pendukung berupa area komersial yang terdiri dari supermarket, department store, ritel, dan food court.

Selain transjakarta yang akan masuk ke terminal, ada juga tiga angkutan kota lain, yaitu KWK T22 (Pulo Gadung-Gudang Palawad), T25 (Stasiun Cakung-Rawamangun), dan T29 (Pulo Gadung-Ujung Karawang).

Terkait wacana Terminal Lebak Bulus yang akan digusur dan dialihkan ke terminal tersebut, Jokowi mengaku belum tahu.

"Belum tahulah, tunggu rampungin terminalnya dulu, baru diputuskan nanti," ujarnya.

Selain itu, pengoperasian terminal yang melayani rute dalam kota dan AKAP tersebut juga menunggu rampungnya pembangunan flyover akses dari terminal ke Tol JORR ataupun sebaliknya. Flyover tersebut juga dibangun untuk memudahkan akses keluar-masuk bus, terutama rute antar-kota antar-provinsi (AKAP).

Berita terkait dapat diikuti di topik: 100 HARI JOKOWI-BASUKI.

 

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan Video Lainnya >

    27th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Verifikasi akun KG Media ID
    Verifikasi akun KG Media ID

    Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

    Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.