Polisi Amankan Kardus, Diduga Bom Buku

Kompas.com - 06/11/2012, 15:57 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Telah ditemukan sebuah kardus yang diduga berisi bom buku di sebuah kamar kos di wilayah Jakarta Barat. Bom buku tersebut berjudul "Manusia Bebas" yang berada di dalam kardus air minum kemasan.

"Iya ini ditemukan, tapi masih diduga, belum pasti bom buku," kata Kompol Indra Dwi Laksmana, Kapolsektro Tanjung Duren, Jakarta Barat di Jakarta, Selasa (6/11/2012).

Dari laporan yang diterima Polsektro Tanjung Duren, penemuan yang diduga bom buku tersebut berada di sebuah kamar kos di Jalan Satria IV No 3 RT 014 RW 04 Kelurahan Jelambar, Kecamatan Gropet, Jakarta Barat. Di dalam buku tersebut terlihat sebuah baterai dan rangkaian kabel.

Saat polisi melihat benda mencurigakan tersebut, pihak kepolisian segera membawa bungkusan kardus tersebut ke Mako Kodim, Jakarta Barat. Kemudian kardus tersebut kembali dibawa ke Polsektro Tanjung Duren untuk diamankan oleh Tim Gegana. Adapun penghuni kontrakan yang diduga pemilik bom buku tersebut sudah meninggalkan kontrakan sejak tanggal 2 November 2012. Kontrakan tersebut dihuni oleh Ramdhani (19) dan Dicki (19) yang bekerja di rumah makan rica-rica Citraland. Saat ini Tim Gegana sedang mencoba menjinakan bom tersebut.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

TEROR BOM

Baca tentang
    Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

    Polisi Tindak Warga Berkerumun meski Belum Ditetapkan PSBB, Ini Penjelasan Kepolisian

    Megapolitan
    11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Sergera Terapkan Sistem Jual Beli Online

    11 Pasar Tradisional Kota Bekasi Sergera Terapkan Sistem Jual Beli Online

    Megapolitan
    Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

    Gedung Bekas Rumah Sakit Akan Dijadikan Ruang Isolasi Kasus Covid-19, Warga Kedaung Pamulang Menolak

    Megapolitan
    1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

    1.151 Pasien Positif Covid-19 Tersebar di 202 Kelurahan, Ini Rinciannya

    Megapolitan
    [UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

    [UPDATE] Covid-19 di Jakarta: 1.151 Positif, 64 Sembuh, 123 Meninggal

    Megapolitan
    Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

    Kisah Kevin, Jadi Petugas Misa Live Streaming untuk Pelayanan Umat yang Berada di Rumah

    Megapolitan
    Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

    Di Tengah Pandemi Corona, Pemilihan Wagub DKI Tetap Dilaksanakan Siang Ini

    Megapolitan
    Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

    Awas, Lupa Pakai Masker Bakal Dilarang Naik MRT

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

    Pemkot Bekasi Akan Tangkap Masyarakat yang Nekat Nongkrong di Luar Rumah

    Megapolitan
    Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

    Hari Ini Jangan Lupa Pakai Masker Sebelum Naik MRT

    Megapolitan
    Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

    Pemkot Tangerang Keluarkan Seruan Penggunaan Masker di Luar Rumah

    Megapolitan
    [UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

    [UPDATE] Covid-19 5 April di Depok: 64 Pasien Positif, 8 Meninggal

    Megapolitan
    BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

    BMKG: Bekasi, Depok, dan Bogor Berpeluang Hujan Siang-Sore Nanti

    Megapolitan
    [UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

    [UPDATE] Covid-19 Depok: 126 dari 2.747 Warga Positif, Versi Rapid Test

    Megapolitan
    Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

    Pemkot Depok Bikin Pasar Online, Warga Tinggal Hubungi Pedagang untuk Belanja

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X