Kompas.com - 12/11/2012, 15:21 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Perusakan halte bus transjakarta masih saja terjadi. Terakhir terjadi pada Minggu (11/11/2012) subuh. Namun, polisi mengaku kesulitan mengungkap pelaku perusakan tersebut.

Pada Minggu subuh itu, halte transjakarta di Tugu Pancoran dan Tebet BKPM arah Pinang Ranti dari Kuningan menjadi sasaran penembakan.

"Setelah pemeriksaan, di lokasi kejadian, tidak ditemukan peluru mimis atau gotri," ujar Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto di Mapolda Metro Jaya, Senin (12/11/12).

Sementara itu, terkait dengan kejadian yang menimpa sejumlah halte transjakarta lain, Rikwanto menjelaskan bahwa kejadian-kejadian tersebut sudah diselidiki.

"Namun, untuk pelakunya sendiri belum tertangkap," ujarnya.

Rikwanto mengakui bahwa pengungkapan kasus penembakan terhadap halte bus transjakarta memiliki perbedaan mendasar dengan kasus kriminal lain. Dalam kasus pembunuhan atau pencuri, ada dua pihak, yaitu pelaku dan korban. Dari sini, bisa ditelusuri motif perbuatan kriminal tersebut.

"Sementara untuk kasus seperti ini hanya ada satu sisi, yaitu sisi pelaku. Jadi, untuk mendalami motif dan mengungkapnya sendiri perlu pemikiran dan pendalaman, juga menunggu kelengahan dari pihak pelaku," ujar Rikwanto.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Sampai saat ini, pelaku dan motif penembakan masih berada dalam penyelidikan. Bila tertangkap, pelaku tindak kriminal ini terancam dihadapkan pada Pasal 406 KUHP mengenai Perusakan.

Berita terkait dapat diikuti di topik :

HALTE TRANSJAKARTA DITEMBAK

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.