Basuki: Perlu Berapa Triliun? Ajukan Saja...

Kompas.com - 14/11/2012, 15:45 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama bertekad memperbaiki mutu dan sistem pendidikan di Jakarta. Untuk itu, ia menghapus plafon anggaran yang biasanya terpaku di angka Rp 2 triliun apabila suatu sekolah ingin mengajukan program-programnya.

Dalam kunjungannya ke SMA Negeri Unggulan MH Thamrin, Jakarta Timur, Basuki menantang seluruh kepala sekolah untuk menyelesaikan rencana kegiatan anggaran sekolah (RKAS) dalam dua pekan ke depan. Ia juga meminta seluruh kepala sekolah untuk tidak ragu membuat program pendidikan tentunya dengan nominal anggaran yang rasional.

"Perlu berapa triliun? Ajukan saja. Akhir minggu depan seluruh RKAS harus selesai berdasarkan revisi yang mengedepankan kepatutan," kata Basuki di SMANU MH Thamrin, Jakarta Timur, Rabu (14/11/2012).

Pria yang akrab disapa Ahok ini mengungkapkan, mulai tahun ini RKAS yang disusun oleh sekolah harus mencantumkan harga yang pantas. Sebab, RKAS ini akan dicantumkan dalam APBD Provinsi DKI Jakarta untuk tahun anggaran 2013.

"Harganya harus pantas, harus patut, karena akan dimasukkan dalam APBD resmi," tandasnya.

Baginya, penyusunan RKAS yang ditempel dalam APBD dan nominalnya memang pantas akan terkait dengan transparansi di sektor anggaran.

"Nanti akan saya masukkan dalam situs pribadi saya. Enggak usah takut transparan karena kita bukan pencuri," ucapnya.

Berita terkait dapat diikuti di topik:

100 HARI JOKOWI-BASUKI

 

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

    Katulampa Siaga 1, Bima Arya Ingatkan Anies Untuk Waspada

    Megapolitan
    Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

    Polisi Tangkap Sopir Angkot Penganiaya Warga di Duren Sawit

    Megapolitan
    Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

    Sebelum Ditusuk Hingga Tewas, Pentolan Geng Copet Pernah Suruh Temannya Tusuk Tersangka

    Megapolitan
    Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

    Geng Copet Tamansari Kerap Beraksi di Halte TransJakarta

    Megapolitan
    Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

    Sepekan Operasi Yustisi PSBB, Pemprov DKI Peroleh Rp 22,7 Juta dari Denda Pelanggar

    Megapolitan
    Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

    Siaga 1, Air Kiriman dari Katulampa Diprediksi Tiba di Jakarta 8-12 Jam ke Depan

    Megapolitan
    Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    Klaster Keluarga Bertambah, Kini Ada 2.815 Kasus Positif Covid-19 di Kota Bekasi

    Megapolitan
    UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

    UPDATE 21 September: Tambah 8 Kasus, 140 Pasien Masih Dirawat di Tangsel

    Megapolitan
    Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

    Katulampa Siaga 1, Lurah di Jaksel Imbau Warga Waspada Banjir

    Megapolitan
    Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

    Katulampa Siaga 1 Hanya dalam Satu Jam, Warga Bantaran Ciliwung Waspada Banjir Kiriman

    Megapolitan
    Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

    Airin Putuskan PSBB Tangsel Berlaku Sebulan Kedepan

    Megapolitan
    Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

    Bendung Katulampa Siaga 1, Warga Jakarta Diminta Waspada

    Megapolitan
    Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

    Warga Depok Sekitar Ciliwung Siaga Banjir, Air dari Katulampa Diprediksi Tiba Pukul 21.00-23.00

    Megapolitan
    Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

    Hujan Deras, Bendungan Katulampa Bogor Berstatus Siaga 1

    Megapolitan
    Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

    Polisi Periksa 4 Pegawai Lapas Terkait Kaburnya Bandar Narkoba di Tangerang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X