Kompas.com - 20/11/2012, 06:01 WIB
|
EditorA. Wisnubrata

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengatakan akan segera bertemu dengan PT MRT Jakarta untuk membahas keberlanjutan megaproyek transportasi massal berbasis rel atau mass rapid transit (MRT). Bahkan, ia pun mengatakan, pertemuannya dengan pihak PT MRT Jakarta bersifat terbuka.

"Minggu ini akan undang PT MRT, dewan, masyarakat transportasi, stakeholder, untuk membicarakan keberlanjutan proyek MRT dan sifatnya terbuka. Kemungkinan Kamis atau enggak Jumat. Ingat lho ya terbuka," kata Jokowi di Balaikota DKI, Jakarta, Senin (19/11/2012).

Jokowi memutuskan untuk mengadakan pertemuan ini dengan terbuka agar semuanya juga turut dapat mengetahui definisi bagaimana megaproyek ini selanjutnya dapat berjalan. "Jangan sampai ada berita kalau saya menghambat atau menunda-nunda MRT. Dari pertemuan besok, bisa saja akan langsung saya putuskan apakah berlanjut atau bagaimana," kata Jokowi.

Ia mengatakan, untuk melanjutkan proyek MRT ini, Jokowi memiliki prinsip kehati-hatian dan prinsip kerja detail. Adapun terdapat tiga hambatan atau pertanyaan yang hingga saat ini belum diputuskan oleh Jokowi apakah akan melanjutkan MRT atau tidak melanjutkannya.

Jokowi pun memaparkan tiga alasan mandeknya kelanjutan proyek MRT tersebut. Pertama, adalah return on investment. Pemaparan pihak PT MRT Jakarta kepada Jokowi sudah untuk yang kedua kalinya. Namun, Jokowi menyatakan, permasalahan itu belum dapat dijawab oleh pihak PT MRT Jakarta. Bahkan, ia pun menyebutkan kalau permasalahan proyek MRT ini sudah masuk ke dalam ranah bisnis dan masih ada keraguan di pihak PT MRT Jakarta. Pertanyaan kedua yang harus dijawab oleh pihak PT MRT Jakarta adalah permasalahan penumpangnya.

"Kalau pagi cukup penuh, sore penuh. Nah, kalau siang agak sore siapa yang mau naik, itu harus jelas. Sampai saat ini belum terjawab. Hitung-hitungannya mesti ada dong," kata Jokowi.

Permasalahan ketiga adalah pinjaman (loan). Saat ini menggunakan tight loan, Jokowi bertanya kenapa tidak pakai untight loan. "Permasalahan itu juga belum terjawab," ujarnya.

Sementara itu, pada Selasa (20/11/2012) akan dilaksanakan Rapat Dengar Pendapat Badan Legislasi Daerah DPRD DKI mengenai evaluasi pelaksanaan MRT Jakarta dalam rangka penyusunan Raperda Transportasi. Dalam rapat itu juga akan mengundang dari pihak media, asosiasi profesi, LSM, dan organisasi masyarakat (ormas).

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.