Kompas.com - 21/11/2012, 10:24 WIB
EditorHertanto Soebijoto

Dia juga berharap kegiatan ini bisa menjadi salah satu solusi mengatasi perkelahian ataupun tawuran antarpelajar di Jabodetabek. ”Tren tawuran fluktuatif, tetapi kami khawatir kualitasnya naik. Itu tidak kami inginkan,” kata Hamid.

Kegiatan ini masih harus disokong dengan pendidikan dari keluarga, masyarakat, dan sekolah. Menurut Hamid, saat ini Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan sedang membahas draf Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan mengenai pencegahan dan penanggulangan tindak kekerasan sekolah. ”Di peraturan itu ada norma yang harus dilakukan sekolah untuk mencegah tawuran serta beberapa sanksi bagi sekolah yang tidak bisa menanggulangi tawuran serta penghargaan bagi sekolah yang bagus,” tuturnya. (Antony Lee)

Berita terkait dapat diikuti di topik :

TAWURAN PELAJAR MEMPRIHATINKAN

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Halaman:
Baca tentang
     
    Pilihan Untukmu


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.