Kompas.com - 22/11/2012, 11:40 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Menteri Keuangan Agus Martowardojo enggan berkomentar saat ditanya adanya aksi demo buruh yang dilakukan di Jakarta hari ini, Kamis (22/11/2012).

"Soal demo buruh, saya belum mau berkomentar," ungkap Agus selepas memberikan sambutan di acara Asia Bond Monitor di Hotel Borobudur, Jakarta, Kamis (22/11/2012).

Sekadar catatan, aksi demonstrasi yang dilakukan oleh elemen buruh se-Jababeka direncanakan akan kembali berlangsung, Kamis (22/11/12) sekitar pukul 09.00 WIB.

Dalam aksi lanjutan ini, KAMI, HMI, dan Kontras akan turut bergabung di Bundaran Hotel Indonesia, Istana Negara, DPR/MPR RI, Kedubes Malaysia, dan Kemenakertrans.

Namun, saat ditanya tentang upah minimum provinsi (UMP) yang sudah diketuk palunya oleh masing-masing gubernur, khususnya DKI Jakarta, Agus Marto mendukung apa yang telah dilakukan oleh pemerintah provinsi setempat.

"Saya pahami dan mendukung, tetapi saya harapkan dunia usaha juga perlu memahami. Saya juga mengetahui dunia usaha perlu penahapan," tambah Agus.

Meski UMP sudah ditentukan, Agus mengatakan hal tersebut perlu menjadi tindak lanjut bagi masing-masing perusahaan dan harus disesuaikan dengan kondisinya.

"Apa yang sudah ditetapkan sudah baik dan lingkupnya perlu hati-hati, jangan sampai terlalu luas dan jangan sampai masing-masing sektor menerapkan berbeda-beda," ujarnya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.