Kompas.com - 30/11/2012, 16:20 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com - Tawaran Gubernur DKI Joko Widodo mengenai proyek mass rapid transit (MRT) belum masuk secara resmi ke Kantor Kementerian Koordinasi Perekonomian. Jokowi mengajukan permohonan pembagian pengembalian pinjaman 70 persen ditanggung pemerintah pusat dan 30 persen ditanggung Pemprov DKI. Sedangkan sebelumnya komposisi pengembalian 42 persen ditanggung pemerintah pusat dan 58 persen ditanggung Pemprov DKI.

Deputi Menteri Koordinator Perekonomian Bidang Infrastruktur Lucky Eko mengatakan belum menerima pengajuan tawaran tersebut. "Untuk memutuskan tawaran itu, harus ada rapat yang melibatkan lintas kementrian. Pemerintah akan mempertimbangkan tawaran itu dengan melihat komposisi keuangan daerah. Apakah Jakarta itu layak mendapat subsidi sebesar itu. Kami juga perlu mempertimbangkan daerah lain yang memerlukan subsidi," tutur Lucky.

Instansi yang perlu terlibat membahas tawaran Pemprov DKI itu antara lain Badan Perencanaan Pembangunan Nasional, Kementerian Perubungan, dan Kementerian Keuangan. Hingga saat ini Gubernur Joko Widodo belum tegas memutuskan kelanjutan proyek MRT. Sudah empat kali gubernur menggelar pertemuan membahas persoalan MRT. Jokowi selalu menanyakan nilai pengembalian investasi, jumlah penumpang, dan status pinjaman.

Ketika ditanya mengapa tidak lekas mengambil keputusan proyek itu, Jokowi menyampaikan karena proyek MRT nilainya besar. Dampak kerugian yang terjadi dapat berpengaruh besar jika dalam operasionalnya terkendala.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Bagikan artikel ini melalui
Oke
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.