Dua Perampok Nasabah Tertangkap, Empat Buron

Kompas.com - 19/12/2012, 18:39 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Dua pelaku perampokan nasabah Bank BCA Cikarang tertangkap oleh Subdirektorat Jatanras Polda Metro Jaya. AA (36) dan IS (33) tertangkap di Bekasi, Sabtu (7/12/2012) silam.

Meski demikian, polisi masih harus mengejar empat tersangka lain yang turut terlibat dalam perampokan yang menimpa Hj Een (41) 18 September 2012 silam.

"Salah satu dari empat buronan tersebut adalah AS yang menjadi otak perampokan," jelas Kepala Subdit Jatanras Ajun Komisaris Besar Polisi Helmy Santika, Rabu (18/12/2012).

Para pelaku merampok uang sejumlah Rp 105 juta dari tangan Een dengan cara menodong Een menggunakan golok. Para pelaku kemudian membacok korban dan merampas uang yang sudah disimpan di balik jok motor.

Menurut Helmy, para pelaku memang sudah mengikuti Een sejak masuk ke bank. Mereka sudah membagi tugas.

Ada yang mengintai, ada yang masuk ke bank menyamar sebagai nasabah melihat korban mengambil uang. Pelaku lalu memberitahu temannya yang menunggu di luar dan bersiap-siap mengepung para korban.

"Satu hari sebelum kejadian, para pelaku berkumpul di sebuah hotel di Cibitung untuk merencanakan perampokan tersebut," kata Helmy.

Dari penangkapan ini, polisi menyita barang bukti berupa satu unit sepeda motor dan satu unit ponsel. Adapun keberadaan uang yang dirampok masih berada dalam penelusuran.

"Kami juga masih memeriksa data apakah salah satu dari para pelaku ini adalah residivis. Namun yang jelas, mereka telah melakukan aksi perampokan ini sejak tahun 2010," kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto.

Para pelaku yang telah tertangkap kini masih berada dalam penyidikan terkait perbuatan mereka. Mereka terancam dijerat pidana Pasal 365 KUHP mengenai Pencurian dengan Kekerasan.

 



Rekomendasi untuk anda
25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Kontroversi Vaksinasi Keluarga Anggota Dewan, DPRD Klaim Perlu tetapi Ditolak Pemprov DKI

Megapolitan
Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Karyawati Korban Pelecehan Seksual oleh Bos di Ancol Bertambah Menjadi 4 Orang

Megapolitan
UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

UPDATE 3 Maret: DKI Jakarta Catat Penambahan 1.437 Kasus Covid-19

Megapolitan
Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Kisah Warga Kampung Pulo Saat Banjir, Pernah Terperosok hingga Menyusui di Atas Lemari

Megapolitan
Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Kuasa Hukum: Bukti Tidak Kuat, John Kei Harus Bebas

Megapolitan
Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Varian Baru Corona Masuk Indonesia, Wagub DKI Minta Masyarakat Waspada

Megapolitan
Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Kota Bekasi Catat 781 Kasus Baru Covid-19, 21 Pasien Meninggal

Megapolitan
Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Satu Tahun Covid-19, Saat Warga Sudah Capek dan Berharap Pandemi Segera Berlalu..

Megapolitan
Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Siswa SMA Racik Ganja Sintetis, Polisi: Diedarkan ke Para Remaja

Megapolitan
Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Guru di Depok Antusias Ikut Vaksinasi Covid-19: Biar Bisa Tatap Muka dengan Murid

Megapolitan
Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Dihubungi Anak Buah John Kei, Putra Nus Kei: Bung John Mau Bunuh Bapak

Megapolitan
Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Pemkot Tangerang Siap Terapkan Pembelajaran Tatap Muka Juli Mendatang

Megapolitan
Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Pimpinan DPRD DKI: Anggota Dewan Minta Keluarga Ikut Divaksin Covid-19

Megapolitan
Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Wagub DKI Bersyukur Jakarta Keluar dari Zona Merah

Megapolitan
Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Mimpi Ibu Guru Siti Noorzanah, Bisa Mengajar Tatap Muka Sebelum Pensiun

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X