Kompas.com - 20/12/2012, 08:42 WIB
EditorHesti Pratiwi

KOMPAS.com - Sudahkah Anda mempersiapkan pohon Natal dan menghias rumah untuk merayakan Natal bersama keluarga? Jika belum selesai menghias rumah,ajak saja di kecil untuk membantu Anda membuat berbagai hiasan Natal.

Kegiatan ini bisa memacu kreativitas anak, sekaligus mendekatkan hubungan Anda dan anak-anak dengan kegiatan yang menarik. Namun, pastikan dekorasi yang dibuat ini mudah dilakukan dan tidak berbahaya bagi anak-anak.

Bahan:
2 pasang kaus kaki warna-warni
Boneka kecil
Kertas
Pita kecil
Kapas
Spidol
Jarum jahit
benang
hiasan natal
lem
gunting

Cara membuat:
1. Tentukan salah kaus kaki yang akan dibuat gantungan. Kemudian ambil kaus kaki yang berbeda warna. Gunting setengah bagiannya,sisihkan.
2. Sambungkan kaus kaki dan potongan kaus kakinya dengan menggunakan lem.
3. Masukkan kapas ke dalam kaus kaki sampai agak padat, namun jangan masukkan terlalu penuh. Sisakan tempat untuk meletakan hiasan lain di atasnya.
4. Letakkan hiasan Natal, boneka kecil sesuai kreativitas si kecil di dalam lubang kaus kaki ini. Rekatkan dengan lem atau jahit saja. Ambil pita kecil, dan buat lingkaran untuk menggantung kaus kaki.
5. Langkah terakhir, ambil kertas kecil dan bentuk dengan aneka bentuk unik. Kemudian, bantu anak untuk menuliskan inisial nama mereka masing-masing. Buat lubang di atas kertas dan beri pita. Jahit pita ini di bagian tengah kaus kaki.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Ini Dia Cara Atasi Anak yang Galak

    Ini Dia Cara Atasi Anak yang Galak

    Parentopedia
    Pusat Pelayanan Autis Denpasar Jadi Pusat Percontohan

    Pusat Pelayanan Autis Denpasar Jadi Pusat Percontohan

    Parentopedia
    Istri Cari Uang, Suami Pengangguran, Apa Solusinya?

    Istri Cari Uang, Suami Pengangguran, Apa Solusinya?

    Parentopedia
    Bebas Layar Elektronik, Anak Tumbuh dengan Kemampuan Sosial Positif

    Bebas Layar Elektronik, Anak Tumbuh dengan Kemampuan Sosial Positif

    Parentopedia
    Studi: Pertumbuhan Anak yang Bebas Bermain Lebih Baik

    Studi: Pertumbuhan Anak yang Bebas Bermain Lebih Baik

    Parentopedia
    Ada Cara Baru untuk Belajar Sambil Liburan di Singapura

    Ada Cara Baru untuk Belajar Sambil Liburan di Singapura

    Parentopedia
    Inikah Seniman Musik Bali Paling Muda?

    Inikah Seniman Musik Bali Paling Muda?

    Parentopedia
    Kapan Anak Harus Mulai Belajar tentang Toleransi?

    Kapan Anak Harus Mulai Belajar tentang Toleransi?

    Parentopedia
    Pintar Berimajinasi, Anak Usia 5 Tahun Ini Ciptakan Kota Lewat Lego

    Pintar Berimajinasi, Anak Usia 5 Tahun Ini Ciptakan Kota Lewat Lego

    Parentopedia
    Tanpa Sosok Ayah, “Single Mom” Juga Bisa Besarkan Anak Laki-laki

    Tanpa Sosok Ayah, “Single Mom” Juga Bisa Besarkan Anak Laki-laki

    Parentopedia
    Beri Anak Asih, Asah, dan Asuh untuk Tumbuh

    Beri Anak Asih, Asah, dan Asuh untuk Tumbuh

    Parentopedia
    Inilah Kelebihan Anak yang Dibesarkan oleh “Single Mom”

    Inilah Kelebihan Anak yang Dibesarkan oleh “Single Mom”

    Parentopedia
    Psikolog: “Single Mom” Tak Perlu Merasa Bersalah kepada Anak

    Psikolog: “Single Mom” Tak Perlu Merasa Bersalah kepada Anak

    Parentopedia
    Baru Usia 3 Tahun, Anak Ini Sudah Pandai Main Bulu Tangkis

    Baru Usia 3 Tahun, Anak Ini Sudah Pandai Main Bulu Tangkis

    Parentopedia
    Bolehkah Ibu Cium Anak di Bibir?

    Bolehkah Ibu Cium Anak di Bibir?

    Parentopedia
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.