Basuki Ingin Jakarta Punya Kampung Berkarakter - Kompas.com

Basuki Ingin Jakarta Punya Kampung Berkarakter

Kompas.com - 20/12/2012, 13:14 WIB

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta terus merancang ide untuk menata Ibu Kota menjadi lebih nyaman, unggul, serta dapat menjadi ikon yang mewakili karakter Jakarta secara menyeluruh. Setelah mantap dengan rencana penataan kampung deret, kali ini mencuat ide untuk menata kampung berdasarkan karakteristiknya.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, pihaknya telah membahas konsep penataan kampung yang sesuai karakter itu. Jadi, nantinya pembangunan Jakarta tak terkungkung merujuk pada kota-kota besar di Asia, tetapi juga menonjolkan wajah kampung Jakarta sesuai dengan karakteristiknya.

"Sesuai keinginan Pak Gubernur, Jakarta mesti punya kampung yang khas. Contoh Muara Angke, kita jadiin saja sebagai kampung nelayan," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Kamis (20/12/2012).

Menurut Basuki, penataan kampung dengan gaya ini akan melahirkan ikon-ikon tempat wisata baru. Saat ini, rencananya telah berkembang untuk membangun kampung nelayan, kampung protein, dan kampung tekstil yang akan segera dimulai pada tahun depan.


"Walaupun ada rumah susun, tapi ada kampungnya. Jadi, Jakarta enggak kita biarkan diisi dengan gedung pencakar langit saja, tapi bisa untuk backpacker juga," ujarnya.


Ikuti perkembangan berita ini dalam topik:
    EditorAna Shofiana Syatiri

    Terkini Lainnya

    Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

    Jubir: Prabowo Tak Akan Sudutkan Jokowi Saat Debat Capres

    Nasional
    SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

    SBY Disebut Jadi Salah Satu Mentor Prabowo-Sandiaga Jelang Debat Capres

    Nasional
    Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

    Kemenkumham Sebut Oknum Sipir Pengedar Narkoba Sudah Lama Dipecat

    Megapolitan
    KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

    KPU Ingatkan Capres-Cawapres soal Pertanyaan yang Tak Boleh Diajukan Saat Debat

    Nasional
    Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

    Jenazah dengan Telinga dan Jari Terputus Ditemukan Pamulang

    Megapolitan
    Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

    Kakinya Patah Saat Berlatih, Murid Yoga Dapat Kompensasi Rp 408 Juta

    Internasional
    Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

    Ini Cara Mengurus Sertifikat Layak Kawin untuk Warga DKI Jakarta

    Megapolitan
    Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

    Pedagang Keluhkan Kenaikan Tarif Lahan di Pasar Induk Kramatjati

    Megapolitan
    Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

    Kompas TV Siarkan Langsung Debat Perdana Pilpres 2019

    Nasional
    Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

    Soal Tayangan Visi Jokowi dan Pidato Prabowo, KPI Sebut Ada Indikasi Pelanggaran

    Nasional
    Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

    Cari Umpan untuk Ikan, Seorang Anak Malah Temukan Granat Aktif

    Regional
    PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

    PKL Okupasi Trotoar Depan Proyek Terminal Depok, Pejalan Kaki Takut Terserempet Motor

    Megapolitan
    Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

    Gempa 5,3 Magnitudo Guncang Maluku Utara, Tidak Berpotensi Tsunami

    Regional
    Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

    Polisi Ringkus Bandar Narkoba yang Jadikan Mobilnya Gudang Berjalan

    Megapolitan
    Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

    Pejabat Rusia: Ukraina Mungkin Bisa Bubar sebagai Negara

    Internasional

    Close Ads X