Filadelfia dan Yasmin Akan Kebaktian Natal di Depan Istana

Kompas.com - 25/12/2012, 11:52 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Jemaat Gereja Huria Kristen Batak Protestan (HKBP) Filadelfia Bekasi dan Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin Bogor berencana menggelar kebaktian Natal di depan Istana Negara, Jalan Medan Merdeka, Jakarta Pusat. Misa Natal ini dilakukan sebagai aksi protes dan menuntut adanya kebebasan beribadah.

"Nanti jam 13.00 misa Natal bersama GKI Yasmin di depan Istana Merdeka," ujar pimpinan jemaat, Palti Panjaitan, saat dihubungi, Selasa (25/12/2012).

Sebelum bergerak ke Istana, jemaat saat ini masih melangsungkan ibadat di halaman Markas Kepolisian Sektor Tambun. Pada malam Natal (24/12/2012), mereka tidak bisa beribadat di gereja karena mendapat penolakan dari warga Kampung Jalen, RT 01/09 Desa Jejalen Jaya, Tambun Utara, Kabupaten Bekasi.

Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto mengatakan, penolakan tersebut mencakup empat poin. Pertama, gereja tersebut masih disegel oleh Pemda Kabupaten Bekasi karena tidak memiliki Izin Mendirikan Bangunan (IMB).

Selain itu, warga masyarakat yang pernah menandatangani surat yang diajukan melalui Ketua RW tidak mengatakan bahwa surat tersebut merupakan syarat untuk mendirikan gereja. Saat itu, pihak yang meminta tanda tangan persetujuan mengatakan bahwa surat tersebut diperlukan untuk mendapatkan tunjangan hari raya (THR) serta Jaring Pengaman Sosial.

"Karena merasa dibohongi, warga pun mencabut kembali persetujuan tersebut," ujar Rikwanto.

Alasan lain, penolakan kebaktian tersebut adalah karena adanya kesepakatan antara warga dan jemaat HKBP Filadelfia 30 Maret 2012 silam. "Isi kesepakatannya adalah jemaat HKBP tidak lagi menggunakan tempat yang disegel," ujar Rikwanto.

Penolakan jemaat HKBP Filadelfia yang dipimpin oleh Pendeta Palti Panjaitan atas usulan untuk menggunakan Gedung PGRI di Metland, Tambun, juga mendasari penyerangan ini.

Sementara itu, sekitar 60 jemaat Gereja Kristen Indonesia Taman Yasmin di Bogor Barat terpaksa tidak melakukan misa Natal di gereja mereka yang masih disegel oleh pemerintah daerah setempat. Mereka akhirnya melakukan ibadah malam Natal di salah satu rumah jemaat di Taman Yasmin, Senin (24/12/2012) malam.

Bona Sigalingging, juru bicara GKI Taman Yasmin, mengatakan, pihaknya merahasiakan lokasi ibadah, termasuk kepolisian demi alasan keselamatan jemaat yang menghadiri ibadah Natal GKI Taman Yasmin.

 

Baca tentang
    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar di artikel ini! *S&K berlaku


    Dapatkan Smartphone dan Voucher Belanja dengan #JernihBerkomentar dibawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

    Kronologi Pria Masturbasi Dalam Mobil, Bermula ketika Tunggu Penumpang

    Megapolitan
    Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

    Banyak Teman Anggota DPRD, Nurmansjah Lubis Diyakini Bisa Jadi Wagub DKI

    Megapolitan
    Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

    Kabel Bawah Tanah di Yamaha Cakung Terbakar

    Megapolitan
    Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

    Cerita Cawagub DKI Nurmansjah Lubis Kebanjiran pada Tahun Baru 2020

    Megapolitan
    Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

    Nurmansjah Lubis Lobi Fraksi-fraksi DPRD Sebelum Diumumkan Jadi Cawagub DKI

    Megapolitan
    Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

    Polsek Sawangan Sita Puluhan Botol Miras dari 3 Warung Jamu

    Megapolitan
    Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

    Perampok di Warteg Pesanggrahan Gunakan Uang Jarahan untuk Makan dan Narkoba

    Megapolitan
    Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

    Seorang Peserta Loe Gue Run 2020 Meninggal Dunia

    Megapolitan
    Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

    Bandingkan Diri dengan Rival, Cawagub Nurmansjah Lubis Merasa Lebih Cocok Dampingi Anies

    Megapolitan
    Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

    Polisi: 4 Perampok Warteg di Pesanggrahan Berpencar karena Viral di Media Sosial

    Megapolitan
    Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

    Siap Jadi Wagub DKI, Nurmansjah Lubis: Pindahkan Bully-nya Bang Anies ke Ane

    Megapolitan
    Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

    Meriahkan Imlek 2571, Bandara Soetta Bagi-bagi Angpau sampai Akhir Bulan

    Megapolitan
    Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

    Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Diperkirakan Kering Nanti Malam

    Megapolitan
    Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

    Cawagub DKI Riza Patria: Tidak Ada Lobi Khusus kepada Anggota DPRD

    Megapolitan
    Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

    Banjir di Underpass Gandhi Kemayoran Tersisa 1 Meter

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X