Polisi Minta Waktu Selidiki Kasus Dugaan Perkosaan RI

Kompas.com - 07/01/2013, 15:40 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Kasus dugaan pemerkosaan yang menimpa bocah 11 tahun berinisial RI, warga Rawa Bebek, Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur, terus diselidiki. Pihak kepolisian pun meminta waktu untuk melakukan penyelidikan kasus tersebut.

"Kasihlah kami waktu sedikit. Masih kita selidiki ini," ujar Kepala Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur AKBP Muhammad Saleh kepada wartawan, Senin (7/1/2013) siang.

Pernyataan Saleh dilontarkan usai bertemu dengan Kepala Direktorat Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Komisaris Besar Toni Harmanto di Mapolres Jakarta Timur.

Toni menegaskan, kasus tersebut juga ditangani oleh Kriminal Umum Polda Metro Jaya. Namun, pihaknya hanya bersifat kerjasama. Adapun tampuk kepemimpinan penyelidikan berada di Satuan Reserse Kriminal Polres Jakarta Timur.

"Bukan saya, nanti Kapolres atau Kasat saja, kita bantu saja," ujarnya.

Hingga Senin siang, empat orang telah diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur. Dua orang atas nama Yono dan Hendra, yakni ipar korban. Dua orang lagi yakin sang ibu A (50) dan R (30), kakak korban. Empat orang itu masih menjalani pemeriksaan.

RI, adalah putri bungsu dari enam bersaudara pasangan suami istri A (50) dan L (54). Mereka tinggal di lapak pemulung di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur.

RI diduga korban kekerasan seksual atas luka berat pada kemaluannya. Namun sayang, belum sempat memberikan keterangan, ia menghembuskan nafas terakhir.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Mesin Pompa Dikerahkan Atasi Genangan Air di Jalan Raya Jambore

    Mesin Pompa Dikerahkan Atasi Genangan Air di Jalan Raya Jambore

    Megapolitan
    Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 84 Orang Kemarin

    Kasus Baru Covid-19 di Depok Bertambah 84 Orang Kemarin

    Megapolitan
    Warga Bekasi Diminta Periksa Covid-19 Saat Kembali dari Liburan

    Warga Bekasi Diminta Periksa Covid-19 Saat Kembali dari Liburan

    Megapolitan
    Prakiraan BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bodetabek Hujan Sore Nanti

    Prakiraan BMKG: Jakarta Cerah Berawan, Bodetabek Hujan Sore Nanti

    Megapolitan
    Di Tengah Hujan Lebat, Sekelompok Pemuda Tawuran di Koja

    Di Tengah Hujan Lebat, Sekelompok Pemuda Tawuran di Koja

    Megapolitan
    Kapolda: Kelompok Anarko Tak Lagi Pakai Identitas Simbol A dan Pakaian Serba Hitam

    Kapolda: Kelompok Anarko Tak Lagi Pakai Identitas Simbol A dan Pakaian Serba Hitam

    Megapolitan
    Minggu Kedua PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.423 Pelanggar Masker

    Minggu Kedua PSBB Transisi, Satpol PP Jakpus Jaring 2.423 Pelanggar Masker

    Megapolitan
    Libur Panjang, Tol Tangerang-Merak Batasi Kapasitas Rest Area Maksimal 50 Persen

    Libur Panjang, Tol Tangerang-Merak Batasi Kapasitas Rest Area Maksimal 50 Persen

    Megapolitan
    Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana PSK di Bekasi

    Polisi Selidiki Dugaan Pembunuhan Berencana PSK di Bekasi

    Megapolitan
    UPDATE 27 Oktober: 25 Kasus Baru, Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Menjadi 2.095

    UPDATE 27 Oktober: 25 Kasus Baru, Pasien Covid-19 di Kota Tangerang Menjadi 2.095

    Megapolitan
    Antisipasi Begal Pesepeda, Polres Jakpus Perketat Patroli

    Antisipasi Begal Pesepeda, Polres Jakpus Perketat Patroli

    Megapolitan
    Hari Sumpah Pemuda, BEM SI Sebut 1.000 Mahasiswa Bakal Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

    Hari Sumpah Pemuda, BEM SI Sebut 1.000 Mahasiswa Bakal Demo Tolak UU Cipta Kerja di Jakarta

    Megapolitan
    Komplotan Pencuri di Jaksel Jual Motor Curian di Bogor hingga Rp 1,7 Juta

    Komplotan Pencuri di Jaksel Jual Motor Curian di Bogor hingga Rp 1,7 Juta

    Megapolitan
    Sebelum Ditusuk, PSK di Bekasi Sempat Dibungkam Mulutnya oleh Pelaku

    Sebelum Ditusuk, PSK di Bekasi Sempat Dibungkam Mulutnya oleh Pelaku

    Megapolitan
    Turap Longsor di Perumahan Kawasan Ciracas Akan Diperbaiki Pekan Ini

    Turap Longsor di Perumahan Kawasan Ciracas Akan Diperbaiki Pekan Ini

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X