Kompas.com - 07/01/2013, 16:46 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com - Direktur Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto menegaskan, pihaknya mengerahkan anggotanya untuk fokus dalam penyelidikan kasus dugaan perkosaan yang dialami RI (11).

"Semua anggota kita sudah jalan. Kita bantu saja sambil berjalannya kasus," ujarnya saat ditemui wartawan di Markas Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur, Senin (7/1/2013) siang.

Toni melanjutkan, Kriminal Umum Polda Metro Jaya turut membantu dalam penyelidikan itu. Namun, tampuk kepemimpinan penyelidikan itu adalah Satuan Reserse Kriminal Kepolisian Resort Metro Jakarta Timur juga bekerjasama dengan Kepolisian Resort Kabupaten Bekasi.

Sementara, untuk visum serta autopsi, Toni menegaskan, hasilnya tidak akan dipublikasikan kepada publik atas alasan penyelidikan. Untuk itu, ia berharap kepada publik agar menyerahkan proses penyelididikan ke pihak kepolisian.

"Visum dan autopsi bukan untuk dipublikasikan. Nanti secara resmi ada waktunya," lanjutnya.

Hingga Senin siang, empat orang telah diperiksa di Unit Perlindungan Perempuan dan Anak Polres Jakarta Timur. Dua orang atas nama Yono dan Hendra, yakni ipar korban. Dua orang lagi yakin sang ibu, A (50) dan kakak korban, R (30). Hingga kini total ada 17 orang yang diperiksa.

RI, adalah putri bungsu dari enam bersaudara pasangan suami istri A (50) dan L (54). Mereka tinggal di lapak pemulung di Pulogebang, Cakung, Jakarta Timur. RI diduga korban kekerasan seksual atas luka berat pada kemaluannya. Namun sayang, belum sempat memberikan keterangan, ia menghembuskan nafas terakhir.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email

Baca tentang


    25th

    Ada hadiah uang elektronik senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X