Kompas.com - 07/01/2013, 19:26 WIB
|
EditorErvan Hardoko

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merencanakan untuk melakukan upgrade total terminal- terminal di ibu kota.

Hal itu disampaikan Jokowi usai melakukan inspeksi mendadak (sidak) di Terminal Pulo Gebang Jakarta Timur.

"Terminal kita yang di Pasar Rumput, Manggarai, Kampung Rambutan, semuanya harus di-upgrade total. Tapi, kalau saya cenderung memang bangunannya punya karakter," kata Jokowi, di Terminal Pulo Gebang, Senin (7/1/2013).

Tahun ini, lanjut Jokowi, dia berharap semua Detail Engineering Design (DED) terminal selesai. Sehingga pada tahun 2014 mendatang upgrade terminal-terminal sudah dapat dilaksanakan.

"Sudah saya perintahkan tahun 2013 ini, DED harus jadi untuk semua terminal. Tahun depan tinggal lapangannya dikerjakan. Karena memang sudah kelamaan," kata Jokowi.

Sementara itu untuk perbaikan pembangunan Terminal Pulo Gebang, Jokowi berjanji akan mempercepat perbaikan terminal itu. Karena proyek Terminal Pulo Gebang pun telah diajukan dalam Rancangan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (RAPBD) 2013 yang akan segera disahkan pertengahan bulan ini.

Selain itu, permasalahan lainnya yang akan dikebut Jokowi adalah pembebasan tanah Terminal Pulo Gebang yang masih tersisa sekitar 1,4 hektar di tahun 2013 ini.

"Kan sulit berhubungan dengan orang lain. Nanti saya akan kumpulkan dulu besok. Baru bisa saya jawab. Kalau memang sudah bisa langsung dibayar, bayar langsung. Selesai," kata Jokowi.

Lebih lanjut Jokowi mengatakan kelemahan terbesar dalam pembangunan Terminal Pulo Gebang adalah kurangnya manajemen pengawasan lapangan.

"Seharusnya pekerjaan-pekerjaan seperti ini kalau terencana, ya seharusnya enggak ada lagi. Karena memang kelemahan kita itu di manajemen kontrol lapangan," katanya.

Sehingga, Jokowi segera memberi perintah kepada pihak terkait untuk memperbaiki semua kekurangan di Terminal Pulo Gebang.

"Mungkin drainasenya perlu dilebarkan. Mungkin kemiringannya yang perlu diperbaiki lagi. Oleh sebab itu, itulah yang namanya manajemen kontrol lapangan yang diperlukan. Kalau saya nggak ke sini, (saya) nggak tahu. Kalau nggak tahu ya berarti saya nggak bisa membetulkan, saya nggak bisa memperbaiki," kata Jokowi.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.