Kompas.com - 11/01/2013, 02:31 WIB
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengakui ada penambahan besaran anggaran Sisa Lebih Penggunaan Anggaran (Silpa) APBD 2012. Silpa APBD 2012 diprediksikan mencapai Rp 9 hingga Rp 10 triliun. Silpa APBD 2012 itu akan digunakan Jokowi untuk antisipasi macet, banjir, dan perluasan ruang terbuka hijau (RTH).

"Saya sudah ngomong, jumlah Silpa APBD 2012 kira-kira akan mencapai Rp 9 sampai 10 triliun," kata pria yang akrab disapa Jokowi, di Balaikota Jakarta, Kamis (10/1/2013).

Besaran Silpa APBD 2012 itu, kata Jokowi, akan digunakan untuk pembiayaan pengurai kemacetan lalu lintas di Jakarta, antisipasi banjir, dan penambahan luas RTH di wilayah Ibu Kota. "Tapi, memang khususnya untuk RTH. Kita mengejar target 30 persen sesuai dengan undang-undang dan akan digunakan untuk membeli lahan RTH," katanya.

Dengan adanya perubahan besaran Silpa yang awalnya diprediksi hanya Rp 5,2 triliun, struktur Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (RAPBD) DKI 2013 juga akan berubah. "Ya struktur APBD DKI 2013 bisa berubah, tapi kalau untuk KUA PPAS 2013 bukan berubah, tapi mengalami penambahan program yang dianggarkan melalui Silpa," kata Jokowi.

Terkait dengan penambahan RTH, sampai saat ini masih terkendala dengan pembelian tanah yang juga dialami pada tahun 2012. Oleh karena itu, Jokowi menegaskan Pemprov DKI akan lebih teliti dalam pembebasan tanah untuk RTH, yang berarti lahan tersebut harus jelas hukumnya dan ada sertifikatnya. "Kalau mau cepat, ya beli yang sudah clear masalah hukumnya dan tidak ada sengketa," ujar Jokowi.

Untuk diketahui saja, terjadi perubahan besaran Silpa APBD 2012. Besaran Silpa APBD 2012 diprediksi mencapai Rp 9,2 triliun. Dari Rp 9,2 triliun, sebanyak Rp 5,2 triliun sudah dianggarkan dalam RAPBD DKI 2013.

Selain itu, ada revisi dari Pemprov DKI ada tambahan SiLpa sebesar Rp 3,1 triliun yang akan dimasukkan dalam RAPBD DKI 2013. Diprediksikan akan ada lagi tambahan Silpa dalam APBD Perubahan 2013 sebesar Rp 900 miliar.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.