Kompas.com - 15/01/2013, 15:47 WIB
|
EditorNasru Alam Aziz

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah tidak memiliki kebijakan untuk mengantisipasi gangguan distribusi akibat banjir, padahal bencana banjir sudah berulang kali terjadi.

"Jakarta ini kan sudah sering dilanda banjir. Jadi, seharusnya pemerintah sudah tahu akan selalu terjadi gangguan distribusi setiap kali banjir datang. Seharusnya mereka punya langkah antisipatif," kata Wakil Ketua Asosiasi Pengusaha Ritel Indonesia Tutum Rahanta, Selasa (15/1/2013), di Jakarta.

Menurut Tutum, pemerintah tidak memiliki solusi atas gangguan distribusi tersebut dan memilih membiarkannya. Padahal, dampaknya bagi dunia usaha, khususnya sektor ritel sangat terasa.

"Biaya distribusi membengkak dan pasokan barang terganggu. Karena itu, kami berharap pemerintah serius menyikapi kondisi ini," katanya.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

 
Pilihan Untukmu


Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.