Stasiun Kampung Bandan Ditutup

Kompas.com - 15/01/2013, 18:57 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Hingga pukul 19.00 WIB, Selasa (15/1/2013), Stasiun Kereta Api Kampung Bandan di Kelurahan Ancol, Kecamatan Pademangan, Jakarta Utara, masih ditutup untuk pelintasan KRL (kereta rel listrik).

Penutupan dilakukan menyusul genangan air di rel kereta, baik di stasiun maupun di pelintasan kereta.

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia, Mateta Rijalulhaq, mengatakan, stasiun belum bisa dilewati kereta, karena masih ada genangan di pelintasan menjelang stasiun serta di stasiun itu.

"KRL dari Bogor tujuan Jatinegara hanya sampai Stasiun Angke. KRL dari Jatinegara ke Bogor, hanya bisa sampai Stasiun Kemayoran," kata Mateta.

Selain itu, kereta penghubung Stasiun Kampung Bandan ke Jakarta Kota juga tidak dijalankan, karena rel di Stasiun Kampung Bandan masih tergenang air. Genangan air terdeteksi petugas penilik jalan sejak pukul 05.45 WIB.  Setiap hari, ada lebih dari 60 KRL yang melintas di Kampung Bandan.

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    BMKG: Jabodetabek Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

    BMKG: Jabodetabek Diprediksi Hujan dengan Intensitas Bervariasi

    Megapolitan
    Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Bekasi Akan Dibuka Bertahap

    Tempat Wisata dan Hiburan di Kota Bekasi Akan Dibuka Bertahap

    Megapolitan
    THR TGUPP Tidak Disunat, Ini Penjelasan BKD DKI Jakarta

    THR TGUPP Tidak Disunat, Ini Penjelasan BKD DKI Jakarta

    Megapolitan
    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    Megapolitan
    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Megapolitan
    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Megapolitan
    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Megapolitan
    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Megapolitan
    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Megapolitan
    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Megapolitan
    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Megapolitan
    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Megapolitan
    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Megapolitan
    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X