Kopassus Siapkan Personel Bantu Tangani Banjir

Kompas.com - 15/01/2013, 22:12 WIB
|
EditorAgus Mulyadi

JAKARTA, KOMPAS.com - Komando Pasukan Khusus (Kopassus) TNI Angkatan Darat menyiapkan personel berkekuatan dua detasemen, ditambah dengan berbagai peralatan, menghadapi perkembangan situasi darurat seperti bencana banjir di wilayah Jakarta dan sekitarnya,

Perlatan yang disiapkan pasukan elite ini, antara lain terdiri atas dua mobil truk, pompa, pelampung tangki bensin dan sebagainya.  

Menurut Komandan Jenderal Kopassus, Mayjen TNI Agus Sutomo, di Jakarta, Selasa (15/1/2013), tugas operasi militer TNI selain  perang sebagaimana diamanatkan dalam UU TNI No 34 Tahun 2004, salah satunya adalah membantu mengatasi bencana alam seperti banjir.

Agus Sutomo menekankan, setiap prajurit Kopassus untuk selalu hadir menjadi salah satu solusi dalam setiap permasalahan disekitar lingkungan satuannya. "Selain itu, kegiatan membantu korban banjir  merupakan wujud kepedulian Kopassus," tambah Agus Sutomo yang juga mantan Komandan Paspampres.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

    Gate 13 Stadion Patriot Kini Disulap Jadi Rumah Sakit Darurat Covid-19

    Megapolitan
    Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

    Anies Terbitkan Ingub Pengendalian Banjir di Musim Pancaroba

    Megapolitan
    2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

    2.832 Meter Kubik Sampah Diangkut dari 2 Pintu Air di Jakarta, Kemarin

    Megapolitan
    [Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

    [Update Covid-19 Depok 22 September]: 102 Kasus Baru, 3 Pasien Meninggal

    Megapolitan
    BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

    BMKG: Jakarta Diprediksi Cerah Berawan Hari Ini, Bogor Hujan

    Megapolitan
    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Aliran Sungai Ciliwung Jakarta Sudah Bersih dari Sampah Banjir

    Megapolitan
    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Bentrok Kelompok Pemuda di Tebet, Ada yang Bawa Senjata Tajam

    Megapolitan
    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Bakal Pasangan Calon Tak Dihadirkan saat Penetapan Kandidat Pilkada Tangsel 2020

    Megapolitan
    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Jelang Penetapan Paslon, KPU Tangsel Cek Ulang Keabsahan Syarat Pendaftaran

    Megapolitan
    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Panti Pijat yang Ketahuan Buka di Kelapa Gading Tutup Pintu Depan untuk Kelabui Satgas Covid-19

    Megapolitan
    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    57 Kamera ETLE Dipasang Awasi Pelanggar Jakarta, Ini Titik Lokasinya

    Megapolitan
    Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

    Wisma Makara UI Akan Jadi Tempat Isolasi Warga Depok yang Positif Covid-19

    Megapolitan
    Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

    Apindo Sebut Butuh Kesadaran Karyawan untuk Kendalikan Kasus Covid-19 di Kawasan Industri

    Megapolitan
    UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    UPDATE 22 September: Tambah 17 Kasus, 137 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    Megapolitan
    Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

    Tetap Buka Saat PSBB, Pengelola Panti Pijat Plus-plus di Kelapa Gading Jadi Tersangka

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X