Dua Perampok Motor Ditembak Mati

Kompas.com - 16/01/2013, 04:41 WIB
Editor

Jakarta, kompas - Dua dari empat tersangka perampokan sepeda motor tewas ditembak polisi. Mereka sudah ratusan kali merampok bermodalkan dua senjata api rakitan.

”Karena para tersangka berani melawan saat ditangkap, ya, kami lakukan tindakan tegas. Sebagaimana mereka juga tegas menembak korban yang memergoki kejahatannya,” kata Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Komisaris Besar Toni Harmanto, Selasa (15/1) siang.

Dua tersangka yang tewas adalah IS alias AL (37) dan MR (25), keduanya warga Kecamatan Gunung Pelindung, Kabupaten Lampung Timur, Lampung. Dua temannya yang tertangkap adalah HH (33) dan H alias IT (40), warga Kecamatan Pelabuhan Ratu, Kabupaten Pelabuhan Ratu, Jawa Barat. Satu di antara keduanya, yang dibekuk Sabtu lalu di Depok, betis kirinya ditembak.

Kepala Bidang Humas Polda Metro Jaya Komisaris Besar Rikwanto menambahkan, saat ini tim polisi masih mengejar tiga tersangka lain, yakni AH, AD, dan R alias U. Barang bukti yang disita antara lain dua pucuk senjata api rakitan dengan lima butir peluru, beberapa kunci huruf T, dan enam unit sepeda motor.

”Kelompok ini tidak segan menggunakan senjata api untuk melumpuhkan korban. Salah seorang korbannya adalah Jaswan, yang meneriaki mereka saat merampas motor Yamaha Jupiter milik Alit Mulyadi di Pasar Minggu, 10 Januari lalu,” katanya.

Menurut Toni, kelompok ini melakukan aksi kejahatan sejak Januari 2012. Setiap hari mereka merampas minimal tiga sepeda motor. Operasi kejahatannya hanya di wilayah Jakarta Selatan, yakni di Pasar Minggu, Cilandak, Jagakarsa, dan Lenteng Agung. Mereka juga berani melakukan aksi pada siang hari.

”Kami sedang mendalami kemungkinan kelompok ini terlibat perampokan lain di luar kendaraan bermotor, seperti perampokan terhadap toko emas, pegadaian, dan nasabah bank,” katanya.

Kepala Subdirektorat IV/ Umum-Jatanras Ajun Komisaris Besar Helmy Santika mengatakan, timnya berupaya mengetahui jaringan pelaku yang lebih besar. Ia meyakini empat orang yang ditangkap itu hanya salah satu kelompok dari jaringan perampok yang diduga dimotori R alias U.

”Pengakuan tersangka, mereka hanya beroperasi di wilayah Jakarta Selatan. Rampasannya ratusan motor. Berhubungan dengan R hanya lewat telepon. Jadi, disimpulkan ada bos besarnya,” kata Helmy.

Di tempat lain, Kepala Unit Reskrim Polsek Metro Cengkareng, Jakarta Barat, Ajun Komisaris Khoiri mengungkapkan, polisi membekuk tiga tersangka pencuri sepeda motor, EK (20), AM (20), dan Zul (20). Ketiganya dalam sebulan bisa mencuri 10 sepeda motor. Saat beraksi, mereka membawa senjata tajam dan senjata api. (WIN/RTS)



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X