Kompas.com - 16/01/2013, 13:06 WIB
Penulis Alsadad Rudi
|
EditorTri Wahono

JAKARTA, KOMPAS.com — Para buruh memulai rangkaian aksi unjuk rasa, Rabu (16/1/2013), dengan mendatangi Markas Kepolisian Daerah Metro Jaya sekitar pukul 11.00. Para buruh menuntut pihak kepolisian memberantas aksi-aksi premanisme yang terjadi di kawasan industri.

"Kami menuntut pihak Kepolisian Republik Indonesia menindak tegas aksi-aksi oknum-oknum masyarakat yang pastinya itu adalah para preman yang biasanya beraksi di kawasan industri," kata salah satu orator.

Para buruh juga meminta kepolisian lebih tegas dalam menindak aksi-aksi premanisme, yang bertindak sewenang-wenang terhadap buruh.

"Jangan sampai di kawasan industri dikuasai preman. Kita rindu polisi yang bertindak tegas terhadap preman. Kita mau demo dihadang preman, kemarin kita digebukin preman, polisi cuma menonton," kata pemimpin orasi itu.

Elemen buruh dari Federasi Serikat Pekerja Metal Indonesia itu rencananya bergerak ke sejumlah titik. Selain di Mapolda Metro Jaya, para buruh juga akan berunjuk rasa di beberapa tempat, seperti di Bundaran HI, Istana Negara, Balaikota DKI Jakarta, Kementerian BUMN, Kementerian ESDM, dan Kemenakertrans.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

Rekomendasi untuk anda
26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.