Pasangan Remaja Ikut Sindikat Curanmor buat Pacaran

Kompas.com - 16/01/2013, 13:26 WIB
|
EditorKistyarini

PALANGKARAYA, KOMPAS.com — Anggota Polres Palangkaraya, Kalimantan Tengah, membekuk tiga anggota sindikat pencurian kendaraan bermotor roda dua. Dua di antaranya merupakan pasangan remaja yang menghabiskan uang hasil penjualan motor untuk berpacaran.

Pada Rabu (16/1/2013) pagi, Polres Kota Palangkaraya menggelar perkara kasus pencurian kendaraan bermotor (curanmor) lintas kota di Kalimantan Tengah. Dari hasil pengungkapan kasus yang ditangani Satuan Reserse Kriminal Polres Palangkaraya, polisi berhasil membekuk tiga anggota sindikat, masing- masing berinisial ST (31), MK (17), dan YL (17).

Dalam pengakuannya kepada polisi, MK dan YL adalah sepasang kekasih. Mereka bergabung dengan sindikat itu agar bisa mendapatkan uang untuk berpacaran.

Dari ketiga pelaku, polisi mengamankan 10 sepeda motor yang dicuri di Palangkaraya dan dilarikan ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur. Dalam menjalankan aksinya, pelaku hanya membutuhkan waktu 10 menit untuk mencuri dan membawa kabur sepeda motor korban.

Kapolres Palangkaraya AKBP Hendra Rochmawan menjelaskan, ketiga pelaku beraksi antarkota. Mereka mencuri sepeda motor di Palangkaraya, kemudian membawa hasil curian itu ke Kota Sampit, Kabupaten Kotawaringin Timur, dan menjualnya di sana.

"Mereka membawa (motor) bersama satu dan dua temannya. Yang satu sudah kita tangkap yang kebetulan pacarnya. Motifnya mencari uang secara cepat, kebutuhan dia untuk membeli pakaian, pulsa, makan, dan mengajak pacarnya. Usianya relatif muda, 17 tahun," papar Hendra Rochmawan.

Polisi menjerat pelaku dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman pidana 7 tahun penjara. (K66-12)

Menangkan e-Voucher Belanja total jutaan rupiah. Kumpulkan poin di Kuis Hoaks/Fakta. *S&K berlaku
Ikut


Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Sopir Taksi Online Ditemukan Tergeletak di Jalanan dengan Luka di Leher

Megapolitan
Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Sejak Juni, AirNav Catat Peningkatan Pergerakan Pesawat 2 Kali Lipat

Megapolitan
Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Razia Indekost dan Kontrakan, Satpol PP Tangsel Jaring 5 Pasangan Bukan Suami Istri

Megapolitan
Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Tolak Reklamasi Ancol, Forum Nelayan: Kami Akan Melawan!

Megapolitan
[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

[POPULER JABODETABEK] Survei Sebut 77 Persen Warga Jakarta Yakin Tak Kena Covid-19 | Ledakan di Menteng

Megapolitan
Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Diterima PPDB Jakarta, Segera Lapor Diri hingga Pukul 16.00 WIB

Megapolitan
Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Diterima PPDB Kota Bekasi, Begini Cara Daftar Ulang ke Sekolah Tujuan secara Online

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

UPDATE 5 Juli: Total 285 Kasus Positif Covid-19 di Kabupaten Bekasi

Megapolitan
Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Senin Pagi, Antrean Penumpang KRL Kembali Mengular di Stasiun Bogor

Megapolitan
Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Senin, Transjakarta Uji Coba Bus Listrik Balai Kota-Blok M

Megapolitan
Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Fakta Kebijakan ASN DKI Awasi Pasar, Tak Dapat Insentif hingga Dikritik Anggota DPRD

Megapolitan
Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Data Ikappi, 217 Pedagang di 37 Pasar Jakarta Positif Covid-19

Megapolitan
Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Senin, Polisi Kembali Gelar Rekontruksi Kasus John Kei

Megapolitan
250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

250 ASN DKI Awasi 23 Pasar di Jakut Mulai Senin Ini, Berikut Daftarnya

Megapolitan
UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

UPDATE 5 Juli: Zona Merah Covid-19 di Depok Tersebar di 14 Kelurahan

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X