Kompas.com - 16/01/2013, 22:36 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com - Gardu Induk Tegangan Ekstra Tinggi (GITET) PLN Termal Jawa-Bali di Cililitan (bukan Cawang seperti disebutkan sebelumnya, red), Kramat Jati, Jakarta Timur, Rabu (16/1/2013) malam terbakar. Sebelum terbakar, gardu tersebut sempat mengeluarkan suara ledakan cukup keras sehingga mengundang perhatian warga di sekitar lokasi kejadian.

Pantauan Kompas.com di lokasi, saat ini gardu yang terbakar telah dalam penanganan petugas. Belasan unit mobil pemadam dari Dinas Pemadam Kebakaran Jakarta Timur telah datang untuk mengatasi kejadian tersebut. Api terlihat mulai pukul 21.45 WIB.

Sampai berita ini ditayangkan, belum diperoleh informasi pasti mengenai penyebab terbakarnya gardu di Jalan Letjen Soetoyo No 1, Cililitan. Namun, diduga kebakaran itu terjadi akibat korsleting.

Situasi lalu lintas di depan gardu tersebut terpantau padat. Hal ini disebabkan setengah badan jalan tertutup oleh warga sekitar dan para pengguna jalan yang ingin menyaksikan peristiwa itu dari dekat. Api yang sempat membumbung tinggi, saat ini telah mulai jinak dan menyisakan kepulan asap hitam.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



Video Pilihan

26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.