Banjir, Tahanan KPK Dipastikan Aman di Basement

Kompas.com - 17/01/2013, 10:28 WIB
Penulis Icha Rastika
|
EditorErlangga Djumena

JAKARTA, KOMPAS.com - Banjir yang melanda sebagian besar wilayah DKI Jakarta rupanya sudah mencapai Gedung Komisi Pemberantasan Korupsi, Kuningan, Jakarta.

Juru Bicara KPK Johan Budi mengatakan, genangan air sudah masuk hingga ke parkiran samping gedung yang berdekatan dengan pintu masuk Rumah Tahanan KPK. Meskipun demikian, Johan memastikan kalau Rutan KPK yang berlokasi di basement gedung tersebut aman dari banjir.

"Memang air sudah masuk ke parkiran, tapi tidak sampai rutan," katanya saat dihubungi, Kamis (17/1/2013).

Menurut Johan, KPK telah menyiapkan pompa dan kantunng-kantung pasir untuk mencegah air masuk ke dalam rutan. Dia juga memastikan belum ada evakuasi tahanan dari rutan di basement ke rutan yang terletak di lantai atas Gedung KPK.

"Belum ada evakuasi tahanan ke rutan atas. Evakuasi tahanan dengan barang-barangnya seperti itu, belum ada. Apalagi di atas kan laki-laki, di bawah perempuan, apa mau digabung?" ungkapnya.

Adapun tersangka yang ditahan di rutan basement Gedung KPK, di antaranya Direktur Utama PT Hardaya Inti Plantation Hartati Murdaya Poo dan mantan Deputi Gubernur Senior Bank Indonesia Miranda S Goeltom.

Baca tentang


    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Daftar Klaster Covid-19 Terbesar di Jakarta, 252 Kasus Ada di Kemenkes

    Megapolitan
    Ketika Anggota Ormas Mengaku 'Aparat' Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Ketika Anggota Ormas Mengaku "Aparat" Tolak Patuhi Larangan Makan di Tempat...

    Megapolitan
    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    2 Kasus Positif Covid-19 di KPU Tangsel dan Nasib Pilkada 2020...

    Megapolitan
    Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

    Cerita LHI Mengalami Kekerasan Seksual Saat Rapid Test di Bandara Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

    Fakta Tewasnya Briptu Andry, Ditabrak Anggota TNI yang Mengantuk Saat Berkendara

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

    [POPULER JABODETABEK] Sebab Tewasnya Briptu Andry di Pondok Ranggon Terkuak | Pelecehan Seksual saat Rapid Test di Bandara Soetta

    Megapolitan
    Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

    Penuhi Panggilan Bawaslu Tangsel, Benyamin Davnie Berikan Klarifikasi Soal Dugaan Penyalahgunaan Wewenang

    Megapolitan
    Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

    Kisah Pasien Covid-19 di Depok Sulit Cari Rumah Sakit dan Terbelit Administrasi karena Swab Mandiri

    Megapolitan
    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Anggota FKMD yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan di Tempat Akhirnya Mengundurkan Diri

    Megapolitan
    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    DPRD DKI Akan Usulkan Penyusunan Perda PSBB

    Megapolitan
    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    KPU Tangsel Gandeng RS Swasta untuk Swab Seluruh Pegawai

    Megapolitan
    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Orang Dalam Video Viral yang Paksa Pemilik Warung Layani Dia Makan merupakan Anggota Ormas

    Megapolitan
    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Sembuh, 16 Pasien di Rumah Lawan Covid-19 Dipulangkan

    Megapolitan
    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Wali Kota Jaksel Tegur Oknum FKDM yang Paksa agar Dilayani Makan di Warung

    Megapolitan
    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Seorang Wanita Mengaku Alami Pelecehan Seksual Saat Rapid Test di Soekarno-Hatta

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X