Kompas.com - 17/01/2013, 13:50 WIB
|
EditorAna Shofiana Syatiri

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo mengaku telah menerima telepon dari Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) terkait Istana Negara yang hari ini juga terkena imbas banjir Ibu Kota.

"Iya, sudah tahu. Istana sudah terendam banjir setengah meter. Tadi Pak Presiden sudah telepon. Beliau menyampaikan, setengah meter kebanjiran," kata Jokowi di Balaikota DKI Jakarta, Kamis (17/1/2013).

Hal ini disampaikannya setelah Jokowi melakukan rapat koordinasi bersama Menteri Pekerjaan Umum, Menko Kesra, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Wakil Menteri Pendidikan, serta Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG). 

Menurut Jokowi, Presiden menyampaikan, ia tidak perlu memikirkan kondisi Istana yang kebanjiran. Sebab, saat ini yang terpenting adalah kondisi masyarakat yang menjadi korban banjir.

"Ya, beliau menyampaikan seperti itu. Masyarakat harus lebih diprioritaskan daripada Istana, tapi apa pun itu kami harus tetap mengalkulasi semuanya," kata Jokowi.

Diberitakan sebelumnya, Presiden SBY sampai menggulung celana saat memantau banjir di kawasan Istana Kepresidenan. Dengan didampingi Menteri Luar Negeri Marty Natalegawa, SBY memantau banjir di Istana yang tingginya mencapai betis orang dewasa. Banjir setinggi lutut ini baru pertama kali dialami SBY di Istana Kepresidenan.

SBY sempat menunda pertemuan dengan Presiden Argentina Cristina Fernandez De Kirchner pada pagi ini. Berdasarkan foto yang dikirim Biro Humas Istana Negara, kompleks Istana Negara telah terendam banjir. Ketinggian air mencapai lutut orang dewasa. Banjir di Istana Kepresidenan terjadi lantaran hujan deras dan tingginya air di Pintu Air Manggarai.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.