IDI: Selalu Gunakan Sepatu ke Lokasi Banjir!

Kompas.com - 17/01/2013, 14:16 WIB
EditorAsep Candra

JAKARTA, KOMPAS.com — Masyarakat diingatkan menggunakan sepatu banjir atau bot saat hendak ke lokasi banjir agar kaki terlindungi dari berbagai luka dan cedera akibat terkena benda tajam, kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia dr Zaenal Abidin.
   
"Saat banjir ,sering kali masyarakat mengabaikan kondisi keselamatan kaki, padahal justru sering terluka karena benda tajam yang terbawa banjir," kata Ketua Umum Pengurus Besar Ikatan Dokter Indonesia (PB IDI) Zaenal Abidin saat dihubungi di Jakarta, Kamis (17/1/2013).
   
Zaenal Abidin mengatakan, banjir yang melanda sejumlah wilayah Jakarta seharusnya justru membuat masyarakat kian waspada terhadap kesehatannya, terutama kaki saat berjalan atau menerjang banjir yang tidak diketahui justru bisa membawa benda tajam.
   
Menurut dia, sejumlah penyakit seperti leptospirosis, gatal-gatal, dan cacingan mengancam warga saat banjir dan kondisi seperti itu hendaknya menjadi perhatian utama masyarakat, khususnya di bagian yang langsung terkena air banjir.
   
"Kaki adalah bagian tubuh yang bersentuhan langsung dengan air banjir yang kotor. Kita tidak tahu akan menginjak apa, bisa saja ada benda tajam yang terbawa dan terinjak," tutur Zaenal.
   
Oleh sebab itu, ia menegaskan, masyarakat hendaknya tidak lupa menggunakan sepatu, akan lebih baik lagi sepatu bot, saat melalui wilayah banjir agar kaki tetap terlidungi dan tidak terluka.
   
Zaenal mengingatkan, hal tersebut juga berlaku kepada para sukarelawan atau pemberi pertolongan kepada korban banji, agar senantiasa menggunakan sepatu bot saat memberikan bantuan sehingga kaki terhindar dari luka dan tidak tertulari sejumlah penyakit.

 

 

Baca tentang


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    7.666 Orang Ajukan SIKM, Hanya 1.422 yang Disetujui

    Megapolitan
    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Kepala Bocah WNA Tersangkut di Besi Teralis, Dibebaskan Petugas Damkar

    Megapolitan
    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Siapkan New Normal, Kabupaten Tangerang Izinkan Tempat Ibadah Dibuka

    Megapolitan
    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Dua Hari, 160 Kendaraan dari Luar Kota Dipaksa Putar Balik Saat Hendak Masuk Jaksel

    Megapolitan
    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Warga Cempaka Putih Timur Panen Bersama Sayuran Hidroponik di Tengah PSBB

    Megapolitan
    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Sopir Bajaj Jadi Tersangka Terkait Tabrakan dengan Bus Transjakarta di Pademangan

    Megapolitan
    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Masuk Jakarta Tanpa SKIM, 4 Warga Lenteng Agung Karantina Mandiri, Rumah Dipasang Stiker

    Megapolitan
    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    THR TGUPP Tak Dipangkas, Ketua Komisi A DPRD: Ini soal Empati

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Pemkot Bekasi Bagikan Masker Kain ke Seluruh Tempat Ibadah yang Boleh Beroperasi

    Megapolitan
    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Periode PSBB Jawa Barat dan Depok Beda, Asosiasi Mal Bingung

    Megapolitan
    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Dari Tegal, 4 Warga Lenteng Agung Masuk Jakarta Tanpa SIKM, Lurah Bingung

    Megapolitan
    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Asosiasi: Mal di Depok Buka jika PSBB Selesai

    Megapolitan
    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    171.046 Kendaraan Menuju Jakarta Dalam 3 Hari Arus Balik Lebaran

    Megapolitan
    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Penjelasan BKD soal Pemotongan Tunjangan PNS DKI Terkait Pandemi Covid-19

    Megapolitan
    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Simak Jadwal PPDB SD dan SMP Tahun Ajaran 2020-2021 di Kota Tangerang

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X