Mayapada Group Sambangi Jokowi Gelontorkan Bantuan

Kompas.com - 25/01/2013, 23:55 WIB
|
EditorBenny N Joewono

JAKARTA, KOMPAS.com - Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo, Jumat siang ini menerima bantuan dari Mayapada Group untuk bantuan kepada korban banjir. Jokowi pun meminta kepada Mayapada Group untuk memberikan bantuan berupa barang bukan uang agar dapat langsung didistribusikan kepada masyarakat.

"Rekan-rekan dari Mayapada telah memberikan sumbangan untuk banjir. Besar sekali jumlahnya dan saya minta dalam bentuk barang, tidak dalam bentuk uang supaya bisa langsung disalurkan," kata Jokowi, di Balaikota Jakarta, Jumat (25/1/2013).

Pendiri Mayapada Group Dato Sri Tahir mengatakan telah menyumbangkan seragam, air bersih, buku, dan sebagainya dengan jumlah total senilai Rp 7 miliar. Sementara itu, bantuan dari Rumah Sakit Mayapada juga akan memberikan pengobatan dan tenaga medis bagi para korban dan pengungsi banjir.

"Kami sudah mendata titik-titik mana saja yang perlu dibantu. Kita akan kerjakan sampai beberapa bulan ke depan. Kita berikan pengobatan untuk warga-warga yang sakit dan menderita. Ini kesempatan paling baik," kata Tahir.

Untuk diketahui, sebelumnya, Menko Kesra Agung Laksono mengatakan, sejumlah perusahaan nasional menggalang bantuan untuk korban banjir. Adapun perusahaan yang memberikan bantuan adalah Lippo Group, Mayapada dan Maspion. 

"Hal ini merupakan bentuk dari kesetiakawanan sosial dari setiap perusahaan dalam membantu para korban yang terkena musibah," kata Agung beberapa waktu lalu.

Dalam beberapa hari kedepan, kata dia, Pemerintah juga masih akan terus menyalurkan bantuan untuk para korban ke sejumlah posko-posko dan tempat pengungsian.

"Sampai saat ini penyaluran bantuan untuk para korban di sejumlah posko dan tempat pengungsian masih kami lanjutkan dan dikoordinasikan oleh pihak Pemda DKI," ujar Agung.

Baca tentang
    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Ikut


    Dapatkan Voucher Belanja jutaan rupiah, dengan #JernihBerkomentar di bawah ini! *S&K berlaku
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

    Polres Jakarta Utara Pakai Water Cannon Untuk Semprot Cairan Disinfektan di Jalanan

    Megapolitan
    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Kekhawatiran DKI jika Bus AKAP Tetap Beroperasi Angkut Warga ke Luar Jakarta

    Megapolitan
    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Tewas Ditabrak Mobil saat Sedang Jogging di Karawaci, Andre Sempat Selamatkan Anaknya

    Megapolitan
    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Cegah Covid-19, Puluhan Titik Jalan di Jakarta Timur Disemprotkan Disinfektan

    Megapolitan
    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Pandemi Covid-19, Bawaslu Tangsel Tunda Tahapan Pilkada 2020

    Megapolitan
    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Perempuan yang Tabrak Pria Paruh Baya di Karawaci Konsumsi Soju Sebelum Kejadian

    Megapolitan
    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Kualitas Udara Jakarta Tak Membaik Selama Masa Social Distancing

    Megapolitan
    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Keluarga Korban Tabrakan di Karawaci: Setelah Tabrak, Pelaku Aniaya Istri Korban

    Megapolitan
    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Karena Covid-19, Taman Margasatwa Ragunan Revisi Target Pengunjung Tahun 2020

    Megapolitan
    Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

    Wacana Karantina Wilayah di Jakarta, Warga Minta Ada Bantuan Pemerintah karena Mata Pencaharian Hilang

    Megapolitan
    Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

    Kualitas Udara di Jakarta Disebut Akan Semakin Membaik jika Karantina Wilayah Diterapkan

    Megapolitan
    Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

    Pemkot Bekasi Perpanjang Penutupan Tempat Hiburan, Bioskop, hingga Apartemen Harian

    Megapolitan
    Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

    Cegah Penyebaran Covid-19, Warga Jati Pulo dan Kota Bambu Utara Pasang Pagar Besi di Perbatasan Wilayah

    Megapolitan
    Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

    Cegah Corona, PT MRT Jakarta Bagikan Paket Masker dan Hand Sanitizer ke Penumpang

    Megapolitan
    UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

    UPDATE RSD Wisma Atlet 31 Maret: 413 Pasien Dirawat, 1 PDP Meningal

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X