Pendaftar Rusun Marunda Melonjak

Kompas.com - 28/01/2013, 11:31 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com — Jumlah warga korban banjir di kawasan Pluit, Jakarta Utara, yang mendaftar sebagai calon penghuni rumah susun sewa Marunda melonjak tiga hari terakhir. Hingga Senin (28/1/2013), pengelola mencatat, jumlah pendaftar telah mencapai 420 orang.

"Ada lonjakan pendaftar sejak Sabtu pekan lalu dan sampai siang ini 420 orang," kata Kepala Unit Pengelola Rumah Susun Wilayah I Jakarta Utara Kusnindar, Senin (28/1/2013).

Sebenarnya baru dua blok dengan 200 unit yang telah siap. Namun, Pemerintah DKI Jakarta menggenjot perbaikan blok-blok lain untuk menampung sebanyak-banyaknya warga dari kawasan-kawasan terlarang untuk hunian, seperti di area genangan Waduk Pluit.

Menurut Kusnindar, selain Blok 7 dan 8, pihaknya menyiapkan Blok 2, 3, dan 6 untuk dihuni. Dengan demikian, ada 500 unit yang bisa segera dihuni. "Setelah pendaftaran kami akan seleksi lagi kelayakan syarat-syaratnya," kata Kusnindar.

Relokasi warga di area genangan Waduk Pluit diharapkan memudahkan normalisasi waduk. Saat ini, sekitar 20 hektar dari total 80 hektar area genangan diperkirakan telah diokupasi warga dan dibangun menjadi hunian. Selain sempit, waduk juga semakin dangkal, hanya sekitar 2-3 meter dari kedalaman seharusnya 10 meter.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

    Tempat Isolasi OTG Covid-19 di Depok dari CSR Tak Kunjung Beroperasi, Ini Kata Pjs Wali Kota

    Megapolitan
    Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

    Doakan Anies Cepat Sembuh, Wakil Wali Kota Bekasi: Covid-19 Bukan Aib

    Megapolitan
    Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

    Blok Makam Covid-19 Khusus Jenazah Muslim Penuh di TPU Pondok Ranggon, Hanya Bisa Sistem Tumpang

    Megapolitan
    Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

    Tersangka yang Cabuli Bocah di Pondok Aren Pernah 4 Kali Lakukan Pelecehan Remas Payudara

    Megapolitan
    Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

    Mulai Besok, Underpass Senen Extension Bisa Dilewati Kendaraan 24 Jam

    Megapolitan
    Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

    Sebut Fraksi PSI Setujui Anggaran Kenaikan Gaji DPRD DKI, Taufik: Tak Perlu Pencitraan

    Megapolitan
    Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

    Rizieq Shihab dan Menantunya Tak Penuhi Panggilan Polisi, FPI: Karena Kesehatan

    Megapolitan
    Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

    Dinilai Mencla-mencle soal Kenaikan Gaji DPRD, DPW PSI: Kami Tegas Menolak

    Megapolitan
    Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

    Pengangguran Melonjak di Jakarta karena Pandemi, PSI Tolak Kenaikan Anggaran untuk DPRD

    Megapolitan
    SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

    SPBU MT Haryono Ditutup Setelah Kebakaran, Ini 2 SPBU Alternatif untuk Isi BBM

    Megapolitan
    Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

    Kronologi Kebakaran di SPBU MT Haryono, Percikan Api Muncul Setelah Listrik Menyala

    Megapolitan
    Selama November, Depok Catat 'Kunjungan' Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

    Selama November, Depok Catat "Kunjungan" Terbanyak Satwa Liar ke Permukiman

    Megapolitan
    Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

    Imbas Kerumunan Massa Rizieq Shihab, Camat Tanah Abang dan Lurah Petamburan Juga Dicopot

    Megapolitan
    Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

    Data Tim Dokter Kota Bekasi: Semakin Lama Penyembuhan Pasien Covid-19 Berpenyakit Bawaan

    Megapolitan
    Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

    Jelang Masa Tenang Pilkada Tangsel, Benyamin-Pilar Bakal Fokus Kampanye

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X