Basuki Siapkan Sanksi Tegas untuk Oknum di Rusun Marunda

Kompas.com - 29/01/2013, 14:02 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Pemerintah Provinsi DKI Jakarta akan memberi sanksi tegas kepada oknum pegawai yang mempersulit warga korban banjir untuk menempati rumah susun (rusun) di Marunda, Jakarta Utara. Kalaupun bukan sanksi pencopotan status sebagai pegawai negeri sipil, sanksi tersebut akan cukup memberian efek jera dan menjadi pembelajaran di waktu ke depan.

Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama menyampaikan, oknum di Rusun Marunda berasal dari Dinas Perumahan dan Gedung Pemerintahan DKI Jakarta. Ia mengancam bakal mengeluarkan oknum tersebut dan memutasikannya ke tempat lain.

"Oh pasti, akan kita keluarkan dari Dinas Perumahan. Kita belum bisa pecat sebagai PNS. Tapi kan kalau mengulangi, ada track record-nya," kata Basuki di Balaikota Jakarta, Selasa (29/1/2013).

Mantan Bupati Belitung Timur itu merasa tak habis pikir mengapa oknum tersebut mempersulit warga yang ingin mengungsi ke Rusun Marunda. Padahal, menurutnya, kehadiran para pengungsi dapat membantu pengelolaan rusun yang dalam masa renovasi itu. Modus yang digunakan oknum pegawai untuk menghambat warga adalah dengan meminta salinan kartu keluarga dan KTP.

Selain itu, oknum tersebut juga berdalih tak bisa memberikan fasilitas rusun kepada warga yang mengungsi dengan alasan biaya perawatan dan biaya listrik yang mahal. Padahal di lain sisi, Basuki terus berupaya untuk melengkapi fasilitas rusun, seperti kulkas dan televisi.

"Saya bingung, masa diminta kartu keluarga dan KTP; kan lagi kebanjiran. Lagi pula kalau ditempati kan jadi aman, enggak ada lagi pencurian pintu di rusun itu," ujarnya.

Sebelumnya, Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo menyatakan ingin bertemu dan mengetahui secara langsung tentang oknum yang mempersulit kepindahan warga Pluit ke Rusun Marunda. Jokowi mengatakan akan memberikan sanksi kepada oknum tersebut jika ia terbukti melakukan pelanggaran.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

    5 Wisatawan Diminta Pulang Usai Jalani Rapid Test di Stasiun Bogor

    Megapolitan
    Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

    Update 30 Oktober: Covid-19 di Kota Tangerang Kini 2.159, Bertambah 19 Kasus

    Megapolitan
    BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

    BNPB Minta Depok Segera Isolasi OTG Covid-19 di Lokasi Khusus

    Megapolitan
    KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

    KPU Tetapkan Jadwal Debat Kandidat Pilkada Tangsel: 22 November dan 3 Desember 2020

    Megapolitan
    Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

    Libur Panjang, 509.140 kendaraan Tinggalkan Jakarta

    Megapolitan
    [UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

    [UPDATE] Grafik Covid-19 30 Oktober: Total 7.116 Kasus di Depok

    Megapolitan
    Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

    Polemik Lokasi Khusus Isolasi OTG Covid-19 di Depok, Kini BNPB Sebut Wisma Makara UI Boleh Dipakai

    Megapolitan
    Manajemen Terminal Kampung Rambutan Akan Bagikan Masker Kain untuk Penumpang

    Manajemen Terminal Kampung Rambutan Akan Bagikan Masker Kain untuk Penumpang

    Megapolitan
    Peserta yang Lolos CPNS Bisa Mengundurkan Diri, Ini Tahapannya

    Peserta yang Lolos CPNS Bisa Mengundurkan Diri, Ini Tahapannya

    Megapolitan
    Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi pada Sabtu dan Minggu

    Puncak Arus Balik Libur Panjang Diprediksi Terjadi pada Sabtu dan Minggu

    Megapolitan
    Libur Panjang, Barang Bawaan Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Capai 178.508 Kilogram

    Libur Panjang, Barang Bawaan Penumpang Pesawat di Bandara Soekarno-Hatta Capai 178.508 Kilogram

    Megapolitan
    Buru Pelaku Begal di Tanjung Priok, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

    Buru Pelaku Begal di Tanjung Priok, Polisi Kumpulkan Rekaman CCTV

    Megapolitan
    UPDATE 30 Oktober: 166 Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

    UPDATE 30 Oktober: 166 Pasien Positif Covid-19 di Tangsel Masih Dirawat

    Megapolitan
    Sesosok Jenazah Mengambang di Sungai Cisadane, Sudah Seminggu Dicari Keluarga

    Sesosok Jenazah Mengambang di Sungai Cisadane, Sudah Seminggu Dicari Keluarga

    Megapolitan
    Tim Suksesnya Diintimidasi Saat Pasang APK, Benyamin Davnie: Serahkan Ke Kepolisian

    Tim Suksesnya Diintimidasi Saat Pasang APK, Benyamin Davnie: Serahkan Ke Kepolisian

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X