Rasyid Mendapat Dakwaan Kombinasi

Kompas.com - 15/02/2013, 03:12 WIB
Editor

Jakarta, Kompas - Pengadilan Negeri Jakarta Timur, Kamis (14/2), menggelar sidang perdana kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi yang melibatkan putra bungsu Menteri Koordinator Perekonomian Hatta Rajasa, yaitu Muhammad Rasyid Amrullah Rajasa.

Rasyid menghadiri sidang perdananya ditemani sang ibu, Oktiniwati Ulfa Dariah Rajasa, dan dua penasihat hukumnya, Riri Purbasari Dewi dan Umiyati.

Rasyid menjadi tersangka kasus kecelakaan maut di Tol Jagorawi arah Bogor, Kilometer 3+335, pada 1 Januari 2013 pagi. Mobil BMW B 272 HR yang dikemudikannya menghantam mobil Daihatsu Luxio F 1622 CY yang menyebabkan dua penumpangnya, Harun (60) dan M Raihan (1,5), tewas dan tiga lainnya, yaitu Enung, Supriyanti, dan Ripal Mandala Putra, terluka.

Agenda dari sidang pertama yang diketuai oleh Kepala Pengadilan Negeri Jakarta Timur J Soeharjono ini adalah pembacaan dakwaan.

Jaksa penuntut umum, yang terdiri dari Soimah, Emilwan Ridwan, Slamet Riyanto, Huthamarin, dan Ibnu Suud, mendakwa Rasyid dengan dasar Undang- Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan.

”Dakwaan yang kami ajukan adalah dakwaan kombinasi primer kesatu yang melanggar pasal 310 ayat (4) karena mengakibatkan korban meninggal dunia dengan ancaman 6 tahun penjara dan atau denda 12 juta rupiah,” kata Emilwan Ridwan.

Yang kedua, dakwaan subsider, yaitu melanggar pasal 310 ayat (3) yang karena kelalaiannya korban mengalami luka berat dengan ancaman 5 tahun penjara dan atau denda 10 juta rupiah.

”Dakwaan lain adalah melanggar pasal 310 ayat (2) karena mengemudikan kendaraan yang menyebabkan luka ringan atau kerusakan kendaraan dengan ancaman 1 tahun dan atau denda 2 juta rupiah,” tutur Emilwan.

Dalam sidang yang berlangsung sekitar 30 menit itu, penasihat hukum Rasyid tak mengajukan tanggapan atau eksepsi.

”Kami tidak mengajukan tanggapan karena saya merasa tidak ada keberatan terhadap formalitas dari dakwaan jaksa tersebut. Kami baru akan mengajukan tanggapan pada pembelaan nanti,” kata Riri Purbasari Dewi.

Halaman Selanjutnya
Halaman:


25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X