Ini Cara Jokowi Lewati Hari Valentine

Kompas.com - 15/02/2013, 09:08 WIB
|
EditorHindra

JAKARTA, KOMPAS.com — Hari Valentine atau hari yang menjadi simbol kasih sayang selalu dilewati sebagian orang dengan persiapan khusus dan cara-cara spesial. Tak terkecuali dengan Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo alias Jokowi. Entah disengaja atau tidak, mantan Wali Kota Surakarta ini seakan memberi kado spesial untuk masyarakat dan Kota Jakarta pada 14 Februari, kemarin.

Pada pagi hari, Jokowi kedatangan tamu puluhan pemuda dari Tunas Indonesia Raya (Tidar). Bersama wakilnya, Basuki Tjahaja Purnama, Jokowi mendapat penghargaan sebagai pejabat jujur karena dinilai bersih dan transparan dalam bekerja. Penghargaan diberikan secara simbolis dengan penyematan pin "Aku Cinta Pejabat Jujur", di Balaikota Jakarta, Kamis (14/2/2013).

Setelah selesai melakukan ramah tamah dengan para pengurus Tidar, Jokowi meluncur ke arah Kota Tua, Jakarta Barat. Kendati hujan turun cukup deras, dia tetap melangsungkan seremoni peresmian jalur busway di Koridor XII dan waterway di selter busway Museum Fatahillah. Sedikitnya, 36 unit bus transjakarta akan beroperasi di Koridor XII yang melintang sepanjang 23,7 kilometer dan memiliki 13 selter dari Pluit-Tanjung Priok. Waterway adalah moda transportasi air yang menghubungkan Marunda ke Muara Baru, Jakarta Utara.

Tak puas dengan acara seremonial, suami dari Iriana ini langsung menjajal Koridor XII tersebut. Setelah membeli selembar tiket, Jokowi langsung menaiki bus transjakarta dari selter Museum Fatahillah sampai selter Tanjung Priok. Di sepanjang perjalanan, dia banyak berbincang dengan sejumlah wartawan sambil memperhatikan kondisi lalu lintas, sampah, dan aliran sungai yang dilewati.

Dari Tanjung Priok, Jokowi menuju sebuah restoran di kawasan Kelapa Gading untuk beristirahat sejenak sambil menikmati makan siang. Perjalanan dari Priok ke Kelapa Gading ia tempuh dengan menaiki bus kopaja AC yang telah disediakan sebelumnya. Dari situ, pria berperawakan jangkung ini langsung balik kanan menuju tempat kerjanya di Balaikota Jakarta.

Di sana, ia melantik 20 pejabat baru eselon II dari berbagai satuan kerja perangkat daerah (SKPD). Sekitar pukul 14.00 WIB, acara pelantikan dimulai. Upacara pelantikan dan pembacaan sumpah jabatan langsung dipimpin oleh Jokowi. Sebanyak 20 pejabat eselon II yang dilantik adalah mereka yang dirotasi, dimutasi, dan dipromosikan ke tempat yang baru.

Semua dilakukan berdasarkan kebutuhan dan penilaian yang dilakukan Jokowi sekitar empat bulan ini. Ia menjelaskan bahwa rotasi 20 pejabat eselon II di Pemprov DKI untuk menciptakan ritme kerja yang optimal. Jika enam bulan tidak ada perubahan, dia tidak sungkan kembali melakukan rotasi.

"Saya juga sampaikan, kalau enam bulan enggak ada perubahan, ya maaf, (mereka harus) siap saya ganti. Kan enak kalau ada perjanjian seperti itu," kata Jokowi seusai melantik 20 pejabat baru Pemprov DKI.

Menurut Jokowi, ekspektasi masyarakat sangat besar kepada Pemprov DKI. Untuk menjawab itu, dia menilai perlu mengerahkan semua potensi dan sumber daya yang terdapat di jajaran Pemprov DKI. Di hari kasih sayang, dengan tegas, Jokowi meminta seluruh bawahannya, khususnya pejabat yang baru dilantik, untuk total dalam bekerja. Jokowi juga mengingatkan bahwa semua pemimpin wilayah harus turun ke lapangan dan memiliki target jelas dalam bekerja.

Baca tentang


    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

    Bocah Hilang Saat Bermain di Sungai Inspeksi Kampung Pulo, Hanya Tersisa Bajunya di Tepi Kali

    Megapolitan
    [POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

    [POPULER JABODETABEK] PT Khong Guan Tawar Ganti Rugi kepada Warga | Tukang Gali Brebes Puluhan Tahun Menunggu Kerja di Lebak Bulus

    Megapolitan
    Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

    Bentrok 2 Kelompok Ormas di Ciledug Berakhir Damai

    Megapolitan
    Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

    Terserempet Kereta di Cengkareng, Pengendara Ojol Selamat, Motornya Terseret ke Kali

    Megapolitan
    Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

    Lagi, Tanah Longsor Terjadi di Jagakarsa, Jakarta Selatan

    Megapolitan
    Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

    Kebakaran Hanguskan Sebuah Pabrik Busa di Tangerang

    Megapolitan
    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Prakiraan Cuaca BMKG: Jabodetabek Hujan

    Megapolitan
    Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

    Kasus Covid-19 di Kota Tangerang Capai 2.140, Paling Banyak di Kecamatan Periuk

    Megapolitan
    UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

    UPDATE 29 Oktober: Penambahan Kasus Covid-19 di Jakarta 379 Orang, Menurun dari Hari Sebelumnya

    Megapolitan
    UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    UPDATE 29 Oktober: Bertambah 11 Kasus Positif, 163 Pasien Covid-19 Masih Dirawat di Tangsel

    Megapolitan
    Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

    Tambah 7 Unit, 10 Mobil Damkar Dikerahkan untuk Padamkan Kebakaran Pabrik Busa Di Jatake Tangerang

    Megapolitan
    Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

    Bubarkan Tawuran Ormas di Tangerang, Kapolsek Ciledug Kena Sabetan Benda Tajam

    Megapolitan
    Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

    Pabrik Busa Terbakar di Kawasan Jatake Tangerang

    Megapolitan
    Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

    Bawaslu Tangsel Tindak 39 Pelanggaran Pilkada, Mayoritas Kasus Netralitas ASN

    Megapolitan
    Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

    Hari Kedua Libur Panjang, TMII Kedatangan 10.000 Pengunjung

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X