Kompas.com - 18/02/2013, 12:30 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — Perbaikan jalan rusak di Ibu Kota terus dilaksanakan oleh Dinas Pekerjaan Umum DKI (Dinas PU DKI). Saat ini Dinas PU DKI telah memiliki akun Twitter yang dapat berfungsi sebagai media masyarakat untuk melaporkan adanya jalan berlubang atau jalan rusak.

Kepala Dinas PU DKI Manggas Rudy Siahaan mengatakan, sejak Januari lalu, Dinas PU DKI telah memiliki akun Twitter untuk pelaporan adanya jalan berlubang ataupun genangan yang timbul akibat hujan deras. Akun Twitter Dinas PU DKI adalah @PoskoDPUDKI.

"Dinas PU DKI kan sudah ada Twitternya, jadi masyarakat dapat melaporkan segala kerusakan jalan melalui Twitter itu," kata Manggas di Balaikota Jakarta, Senin (18/2/2013).

Selain Dinas PU DKI, tiap-tiap suku dinas (sudin) PU tiap wilayah juga memiliki akun Twitter. Hal tersebut, kata Manggas, juga untuk mempermudah pengawasan di tingkat dinas, seperti mengukur kinerja para sudin. "Kalau laporan dari masyarakat sedikit, berarti sudin sudah bekerja. Namun, kalau komplainnya banyak, berarti kinerja sudinnya lemah sehingga dapat kita evaluasi berdasarkan komplain masyarakat," ujar Manggas.

Bahkan, Dinas PU DKI Jakarta juga telah berkomitmen, dalam waktu 3 x 24 jam setelah adanya laporan dari masyarakat, jalan rusak tersebut juga harus dapat ditangani. Dengan demikian, diharapkan semua jalan di Jakarta bebas jalan berlubang pasca-musim hujan.

Selain itu, menurut Manggas, dia juga meminta jajaran di bawahnya di tiap wilayah untuk terus memantau jalan-jalan berlubang. "Janji dari sudin itu, jalan berlubang dalam waktu 3 kali 24 jam selesai diperbaiki, sejak laporan masuk," kata Manggas.

Seperti diketahui, tingginya intensitas hujan yang terjadi dalam beberapa bulan terakhir menyisakan genangan di sejumlah ruas jalan. Akibat hujan deras itu pula, Dinas PU DKI Jakarta setidaknya mencatat ada 8.688 titik jalan berlubang. Sebanyak 6.876 titik telah diperbaiki, sementara sisanya 1.812 titik terus diperbaiki.

Kendala yang dihadapi dalam perbaikan jalan, menurut Manggas, adalah curah hujan yang masih tinggi. Agar tidak mengganggu arus lalu lintas dan menghindari kemacetan, perbaikan jalan rusak dilakukan pada malam hari, yakni pada pukul 23.00-05.00 WIB.

"Kendalanya ada di cuaca karena sekarang masih musim hujan. Kalau dipaksakan mengerjakan jalan rusak, maka hasilnya kurang maksimal," ujar Manggas.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan Video Lainnya >

27th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Verifikasi akun KG Media ID
Verifikasi akun KG Media ID

Periksa kembali dan lengkapi data dirimu.

Data dirimu akan digunakan untuk verifikasi akun ketika kamu membutuhkan bantuan atau ketika ditemukan aktivitas tidak biasa pada akunmu.

Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.