Kompas.com - 18/02/2013, 13:18 WIB
Penulis Neli Triana
|
EditorMarcus Suprihadi

JAKARTA, KOMPAS.com- Direktur Medik dan Keperawatan RS Fatmawati Lia G Partakusuma SpPK(K), MM, Senin (18/2/2013) siang ini, mengatakan, pihaknya langsung mengecek data pasien saat mendengar kasus bayi Dera.

"Saya cek data pasien sejak tanggal 1 Februari lalu, tapi tidak ada nama Dera," kata Lia.

Menurutnya, ada kemungkinan bayi Dera tidak dibawa langsung ke RS Fatmawati. "Mungkin pihak RS Zahira menelepon dulu ke sini untuk merujuk pasien. Soalnya tidak ada data pendaftaran pasien. Biasanya, sesuai prosedur layanan kami, kalau pasien datang dalam kondisi gawat/kriti, pasti akan langsung ditangani," tegas Lia.

Lia juga beberapa kali mencoba menghubungi RS Zahira tapi belum bisa tersambung. Lia juga belum mendapat keterangan apa pun dari RS tempat kelahiran bayi Dera dan saudara kembarnya, Dara, itu.

Namun, Lia mengakui fasilitas NICU yang hanya bisa merawat tiga pasien bayi kini tengah penuh. Di IGD pun sampai saat ini masih ada lima anak yang antre untuk mendapat perawatan.

Lia sekali lagi menegaskan, jika pasien datang dalam kondisi kritis, ada atau tidak ada ruangan pasti akan ditangani terlebih dulu.

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.