Kompas.com - 18/02/2013, 13:57 WIB
|
EditorRusdi Amral

JAKARTA, KOMPAS.com - Meninggalnya bayi bernama Dera Nur Anggraini, Sabtu (16/2/2013) pekan lalu menyita perhatian Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama. Penolakan lima rumah sakit merawat bayi itu akan diteliti kebenarannya. Basuki meminta agar dinas terkait melakukan audit informasi mengenai kebenaran informasi itu.

"Kami dorong untuk dilakukan audit ke rumah sakit yang bersangkutan. Harusnya siapa pun yang sakit di Jakarta mendapat pertolongan segera. Rumah sakit swasta, negeri, pusat dan daerah harus peduli dengan pelayanan kesehatan. Kasus seperti ini tidak boleh terulang lagi, ini pelajaran berharga bagi kita," tutur Basuki, Senin (18/2/2013) di Balaikota Jakarta.

Audit yang dimaksud perlu dilakukan karena rumah sakit yang disebut-sebut terikat kerjasama dengan DKI dalam program Kartu Jakarta Sehat (KJS). Paling tidak ada 85 rumah sakit di Jakarta yang menjalin kerjasama program KJS. Sejauh layanan kelas III masih ada, rumah sakit yang bermitra wajib memberi pelayanan. Syaratnya pasien atau keluarga pasien menunjukkan kartu tanda penduduk DKI dan belum terproteksi layanan kesehatan.

Basuki mengerti bahwa layanan kelas III rumah sakit di Jakarta jumlahnya masih terbatas. Dia mendorong pihak swasta terutama lembaga pendidikan mengembangkan layanan kelas III. "Aturan mainnya memang pelayanan program KJS di kelas III," tuturnya.

 

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.



Video Pilihan

26th

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.