Dihajar Massa, Pelaku Curanmor Masih Kritis

Kompas.com - 20/02/2013, 14:17 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pelaku pencurian sepeda bermotor di Jati Pulo, Jakarta Barat Udin Moko (33) masih dalam kondisi kritis. Dia mengalami luka di bagian kepala dan dirawat di Rumah Sakit Polri, Kramat Jati, Jakarta Timur.

"Sekarang masih dirawat. Kondisinya masih kritis karena dikroyok massa," kata Kapolsektro Palmerah Kompol Slamet di kantornya, Rabu (20/2/2013).

Slamet mengungkapkan, peristiwa tersebut terjadi pada pukul 03.30 WIB. Saat itu Udin bersama rekannya mengambil motor milik Wahyu Iskandar (22) di teras depan rumahnya. Mendengar suara yang mencurigakan, Wahyu segera keluar rumah dan melihat motornya dibawa lari oleh pelaku. Kemudian Wahyu menarik jaket Udin hingga terjatuh ke dalam saluran air sambil berteriak.

Selanjutnya, kata Slamet, warga yang mendengar teriakan Wahyu pun ikut membantu menangkap pelaku. Kemudian pelaku mengeluarkan senjata api dari pinggangnya dan menembakkan peluru ke salah satu warga yang berniat membantu Wahyu.

Slamet mengatakan, salah satu tersangka melarikan diri, sedangkan Udin Moko dilarikan ke RS Polri Kramat Jati untuk mendapatkan perawatan karena kondisinya masih tak sadarkan diri. Sedangkan korban tembak dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo untuk menjalani operasi mengeluarkan peluru yang bersarang di dada bagian kanannya.

Slamet mengungkapkan, pelaku dikenakan Pasal 365 KUHP karena melakukan tindakan pencurian dengan kekerasan. Mereka akan diancam hukuman lebih dari 5 tahun penjara.

Diberitakan sebelumnya, seorang pencuri motor bersenjata api asal Lampung, Udin Muko (33), babak belur dihajar massa yang mengejar dan menangkapnya di Jalan Semangka 2, Palmerah, Jakarta Barat, Rabu (20/2/2013) sekitar pukul 03.30. Pelaku sempat menembak dada Dayat, warga setempat, yang turut mengejar pelaku.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Satgas Covid-19 Periksa 30 Hotel di Jakarta yang Nyatakan Siap Jadi Tempat Isolasi

Megapolitan
Pemprov Akan 'Grebek Lumpur' Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Pemprov Akan "Grebek Lumpur" Saluran PHB Saharjo yang Hampir 2 Tahun Tak Dikeruk

Megapolitan
PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

PHRI: Hotel Jadi Tempat Isolasi jika RSD Wisma Atlet dan RS Lainnya Sudah Penuh

Megapolitan
Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Cuti untuk Kampanye Pilkada Depok, Pradi Supriatna Tegaskan Bukan Waktunya Berleha-leha

Megapolitan
Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Kisah di Balik Video Bocah Asal Bekasi Lantunkan Ayat Al-Quran Saat Dirawat di RSPAD

Megapolitan
Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Ada Diskon 25 Persen, Ini Harga Tiket Sejumlah Kereta yang Berangkat dari Jakarta

Megapolitan
Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Melebihi Kapasitas, Kafe di Serpong Didenda Rp 5 Juta

Megapolitan
Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Akhir Pelarian Tersangka Pelecehan di Bandara Soetta, Ditangkap di Sumut Setelah Buron Berhari-hari

Megapolitan
Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Pecah Kongsi Wali Kota Depok dan Wakilnya, Bersiap 'Saling Sikut' di Masa Kampanye

Megapolitan
Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Polisi Dalami Peredaran Ekstasi dari Rumah di Cipondoh Tangerang

Megapolitan
UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

UPDATE 25 September: 3.572 Kasus Covid-19 di Depok, 897 Kasus Aktif

Megapolitan
Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Antisipasi Antrean Tes Swab, Pemkot Bekasi Tambah Mesin PCR di 3 RSUD

Megapolitan
BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

BMKG: Hari Ini Sebagian Jabodetabek Hujan Ringan

Megapolitan
Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Apresiasi Kinerja, Pemkot Bekasi Beri Insentif ke Petugas Pemulasaraan Jenazah Covid-19 TPU Pedurenan

Megapolitan
Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Proses Aborsi di Klinik Ilegal Jakarta Pusat Hanya Berlangsung 15 menit

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X