Kompas.com - 23/02/2013, 12:10 WIB
Penulis Imanuel More
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com - Pemerintah Provinsi DKI Jakarta serius untuk memberdayakan penghuni Rusun Marunda. Untuk itu, anggaran pun sudah dialokasikan untuk memodali eks penghuni Waduk Pluit yang ingin membuka usaha.

"Masih ada sisa anggaran yang siap kami alokasikan untuk penghuni yang ingin modal untuk usaha produktif, sifatnya untuk kelengkapan usaha," ungkap Ika Lestari Aji, Kepala Subdinas Sosial Jakarta Utara saat dihubungi Kompas.com, Jumat (22/2/2013) malam.

Ika mengatakan, anggaran yang disediakan tidak dimaksudkan untuk menyediakan modal utuh. Modal tersebut lebih difokuskan perlengkapan tambahan untuk warga yang ingin membuka usaha produktif secara mandiri. Sudin Sosial Jakut menyatakan kesiapan untuk membantu pemberdayaan warga memilih pekerjaan yang sesuai keinginan masing-masing. Untuk itu, pemerintah telah mendata warga yang ingin disalurkan ke perusahaan sesuai potensi yang dimiliki.

"Sudah 200 orang yang telah kami data untuk disalurkan ke perusahaan-perusahaan yang bekerja sama dengan pemerintah. Tapi tidak semua tentunya yang ingin bekerja di perusahaan, ada yang ingin mandiri," kata Ika.

Untuk itu, selain menyediakan modal usaha, Sudin Sosial juga akan berkoordinasi dengan Wakil Gubernur DKI Basuki Tjahaja Purnama terkait pemberdayaan warga. UPKD terkait, UKM, dan perusahaan swasta juga akan diajak bekerja sama untuk tujuan tersebut.

"Tentunya pihak swasta juga akan kami ajak untuk memanfaatkan program CSR mereka untuk tujuan pemberdayaan warga rusun," kata Ika.

Selain itu, sejumlah pelatihan atau kursus juga terus diberikan secara gratis kepada warga. Kursus yang diberikan kepada kaum perempuan di antaranya kursus rias pengantin, kursus menjahit, dan kursus keaksaraan.

Sejumlah warga yang ingin membuka usaha di blok rusun telah difasilitasi sudin. Di antaranya beberapa warga yang mendapatkan gerobak dagang gratis untuk membuka warung makan di pusat kuliner yang terletak di lantai dasar blok 7 Cluster B.

Berita terkait, baca :

 GEBRAKAN JOKOWI-BASUKI

Dapatkan update berita pilihan dan breaking news setiap hari dari Kompas.com. Mari bergabung di Grup Telegram "Kompas.com News Update", caranya klik link https://t.me/kompascomupdate, kemudian join. Anda harus install aplikasi Telegram terlebih dulu di ponsel.

Baca tentang


    Video Pilihan

    26th

    Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar dan menangkan e-voucher untuk 90 pemenang!

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    komentar di artikel lainnya
    Close Ads
    Lengkapi Profil
    Lengkapi Profil

    Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.