Bobol ATM Minimarket untuk Hidupi 7 Anak dari 3 Istri

Kompas.com - 01/03/2013, 16:14 WIB
|
EditorHertanto Soebijoto

JAKARTA, KOMPAS.com — RH (44), anggota komplotan pembobol ATM di minimarket, secara terbuka menceritakan aksi kejahatan yang dia lakukan bersama keempat temannya. Kepada wartawan, dia mengaku hanya menjalankan aksi berdasarkan perintah dari AG, otak kelompok pelaku tersebut. Hasil dari kejahatannya untuk menghidupi tujuh anak dari tiga istrinya.

"Saya biasa tunggu panggilan saja baru ikut dengan mobil Avanza," kata RH, Jumat (1/3/2013), di Mapolda Metro Jaya.

Dia mengatakan bahwa dia dan keempat temannya tersebut biasa melakukan pengintaian selama sekitar tiga hingga empat bulan sebelum melakukan aksi. Namun, RH mengaku tidak mengetahui secara persis rincian yang dibuat dan hanya mengikuti instruksi yang diberikan. Dalam setiap perampokan, RH bertugas membuka gembok rolling door dengan menggunakan kunci L dan membuka pintu kaca menggunakan linggis.

Kelompok itu lalu membobol mesin ATM dan membawanya menggunakan troli. Pria pengangguran ini juga secara terang-terangan mengaku melakukan kejahatan tersebut demi menghidupi tujuh anak yang didapatkan dari hasil pernikahan dengan tiga istri, juga untuk orangtuanya.

"Keluarga saya juga mungkin sudah tahu saya begini (merampok), tapi mereka diam saja," kata RH.

RH diringkus tanggal 18 Januari 2013 di Bintara, Bekasi Barat, oleh penyidik Subdirektorat Resmob Polda Metro Jaya setelah terbukti terlibat dalam pembobolan ATM di minimarket di empat lokasi berbeda. Dari RH, penyidik menyita barang bukti berupa 3 kunci L, 2 tang, 2 obeng, 2 mesin ATM BRI, 1 senter, linggis, troli, 3 unit ponsel, 2 sepeda motor Yamaha Vixion dan 1 unit sepeda motor Honda Vario, sebuah celana panjang, sweater, kupluk, serta pisau lipat. Adapun empat rekan RH berinisial AG, KR, TJ, dan JG masih buron.

Dapatkan informasi, inspirasi dan insight di email kamu.
Daftarkan email



26th

Ada hadiah voucher grab senilai total Rp 6.000.000 dan 1 unit smartphone.

Tulis komentarmu dengan tagar #JernihBerkomentar.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

komentar di artikel lainnya
Close Ads X
Lengkapi Profil
Lengkapi Profil

Segera lengkapi data dirimu untuk ikutan program #JernihBerkomentar.