Cari Kekasih, Waria Ditusuk Empat Kali

Kompas.com - 02/03/2013, 09:52 WIB
|
EditorKistyarini

JAKARTA, KOMPAS.com — Iskadir (55) alias Joyce ditusuk di bagian punggung oleh dua orang pelaku tidak dikenal di Jalan Letjen Soetoyo, seberang Kodam Jaya, Kramat Jati, Jakarta Timur, Jumat (1/3/2013) sekitar pukul 22.30 WIB malam. Waria tersebut ditusuk saat hendak mencari kekasih yang lama menghilang.

Berdasarkan penuturan Joyce, penusukan tersebut bermula ketika ia mendatangi lokasi yang memang dikenal sebagai tempat kumpul pasangan sejenis tersebut untuk mencari sang kekasih yang telah lama menghilang. Joyce yang sehari-hari bekerja di salon di Jakarta Barat pun menelusuri rerumputan nan gelap di daerah itu.

"Saya sudah lihat ada dua orang. Saya panggil, kucing, kucing, maksudnya mau nyari pacar saya, tapi ternyata bukan," ujarnya saat melapor ke Markas Kepolisian Sektor Jatinegara, Jumat.

Dia didatangi orang yang kemudian memaksanya menyerahkan harta. Joyce yang menolak pun berusaha menghindar dari niat jahat pelaku. Kedua pelaku kemudian mengejarnya sambil mengacungkan pisau. Setelah menusuk punggung Joyce beberapa kali, keduanya kabur.

Aksi pelaku menyebabkan Joyce mengalami empat luka tusuk dengan kedalaman sekitar 2 cm di bagian punggung dekat ketiak. Joyce yang badannya berlumuran darah rela meninggalkan motor Kawasaki ZX B 6463 BKH miliknya di lokasi kejadian untuk melapor ke kepolisian. Joyce menuturkan, kedua pelaku mengenakan helm. "Yang satu tinggi kurus, yang satu gemuk-gemuk," lanjutnya.

Seusai melaporkan insiden penusukan tersebut, ia pun dibawa ke Instalasi Gawat Darurat Rumah Sakit UKI untuk menjalani perawatan intensif. 

Sayang, saat Tim Buser Polsek Jatinegara datang ke lokasi, sepanjang jalan yang gelap tersebut sepi secara mendadak, tidak seperti biasanya. Namun, Polisi menemukan motor korban di tepi jalan itu dengan kondisi yang baik. Polisi mengamankan motor tersebut sambil menunggu korban dirawat di RS UKI.

Berdempetannya lokasi kejadian dengan wilayah hukum tiga kepolisian sektor, yakni Jatinegara, Kramat Jati, dan Makasar, sempat membuat polisi bingung. Namun, setelah dipastikan bahwa wilayah itu masuk ke Kramat Jati, laporan itu pun dilimpahkan ke Polsek Kramat Jati.



25th

Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

Syarat & Ketentuan
Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
Laporkan Komentar
Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

Terkini Lainnya

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Positif Covid-19, Wagub DKI Riza Patria dalam Kondisi Stabil dan Isolasi Mandiri

Megapolitan
Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Wagub DKI Riza Patria Positif Covid-19

Megapolitan
UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

UPDATE 29 November: Tambah 49 Kasus Baru, Covid-19 di Kabupaten Bekasi Jadi 6.807

Megapolitan
Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Balita Meninggal Saat Diajak Mengemis, Polisi: Sudah Sakit 4 Hari Sebelumnya

Megapolitan
Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Balita Meninggal saat Dibawa Mengemis, Polisi Sebut Tak Temukan Tanda-tanda Kekerasan

Megapolitan
Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Bantah Rizieq Shihab Kabur dari RS, FPI: Bodoh Akut yang Bicara!

Megapolitan
Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Polemik Pasca Rizieq Shihab di Tanah Air: 7 Pejabat Dicopot, Klaster Covid-19, hingga Tindak Pidana

Megapolitan
FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

FPI Benarkan Rizieq Shihab Tinggalkan RS Ummi Bogor dan Tak Lagi Dirawat

Megapolitan
Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Janji Anies dan Kritik soal Syarat NIK dan KK pada Smart E-budgeting

Megapolitan
MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

MER-C Sebut Rizieq Shihab Dapat Perlakuan Tak Beretika dari Bima Arya

Megapolitan
Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Kasus Meningkat, Pusat Karantina Rumah Lawan Covid-19 Tangsel Hampir Penuh

Megapolitan
RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

RS Ummi Dapat Teguran Keras, MER-C: Seharusnya Bima Arya Percaya Penuh pada RS

Megapolitan
Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Di Tengah Polemik Tes Swab, Rizieq Shihab Pergi Tinggalkan RS Ummi

Megapolitan
Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Kontroversi Tes Swab Diam-diam Rizieq Shihab yang Berbuntut Kasus Hukum...

Megapolitan
Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Modus Pencabulan Bocah di Pondok Aren, Pelaku Mengaku Kru Televisi hingga Imingi Bertemu Artis

Megapolitan
komentar di artikel lainnya
Close Ads X