Mulai Tahun Ini, Jokowi Revitalisasi Taman Ismail Marzuki

Kompas.com - 02/03/2013, 11:35 WIB
|
EditorLaksono Hari W

JAKARTA, KOMPAS.com — Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo merevitalisasi kawasan Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat. Sesuai rencana, pemerintah Provinsi DKi Jakarta akan menggelontorkan dana sebesar Rp 469 miliar untuk proyek revitalisasi tersebut.

Dalam kunjungannya ke kawasan tersebut, Sabtu (2/3/2013) pagi, Jokowi mengatakan telah menyiapkan masterplan kawasan itu sejak dua bulan lalu. Rencananya, revitalisasi tersebut pun akan dilakukan mulai tahun ini.

"Dua tahun paling tidak sudah selesai, tapi harus dicicil. Tahun ini Rp 157 miliar, nanti ditambah lagi, mudah-mudahan selesai tahun depan," ujarnya.

Menurut Jokowi, faktor paling penting untuk membangun kawasan pendidikan adalah memperhatikan tata ruang. Tata ruang itu harus dapat mendukung kegiatan pendidikan demi menciptakan kaum terdidik. "Sudah ada ini semua di dalam masterplan. Tidak bisa campur baur sama sepeda motor dan lainnya," kata mantan Wali Kota Surakarta itu.

Pantauan Kompas.com, Jokowi datang ke TIM sekitar pukul 09.00 WIB. Dengan ditemani Kepala Badan Perpustakaan dan Arsip Daerah Anas Effendi serta Kepala Sekretariat Perpustakaan TIM Aryani Isnamurni, Jokowi mengelilingi kawasan nan asri tersebut.

Baca tentang


    Rekomendasi untuk anda
    25th

    Tulis komentar dengan menyertakan tagar #JernihBerkomentar dan #MelihatHarapan di kolom komentar artikel Kompas.com. Menangkan E-Voucher senilai Jutaan Rupiah dan 1 unit Smartphone.

    Syarat & Ketentuan
    Berkomentarlah secara bijaksana dan bertanggung jawab. Komentar sepenuhnya menjadi tanggung jawab komentator seperti diatur dalam UU ITE
    Laporkan Komentar
    Terima kasih. Kami sudah menerima laporan Anda. Kami akan menghapus komentar yang bertentangan dengan Panduan Komunitas dan UU ITE.

    Terkini Lainnya

    Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

    Jalan Falatehan Tergenang 50 Cm, Camat: Beban dan Kapasitas Saluran Tak Imbang, Jadi Antre Airnya

    Megapolitan
    Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

    Polisi: Pembuat Hasil PCR Palsu Beraksi Sejak November 2020, Sudah Jual 11 Surat

    Megapolitan
    Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

    Polisi Mediasi Ormas yang Terlibat Penganiayaan di Bekasi, tapi Proses Hukum Tetap Berjalan

    Megapolitan
    Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

    Tertinggi, 2.121 Jenazah di Jakarta Dimakamkan dengan Protap Covid-19 Sepanjang Januari

    Megapolitan
    Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

    Pemprov DKI Sebut 100 Jenazah Dimakamkan dengan Protap Covid-19 dalam Sehari

    Megapolitan
    Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

    Jalan Falatehan Kebayoran Baru Tergenang Air hingga 50 Sentimeter, Lalu Lintas Sempat Macet

    Megapolitan
    Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

    Ketika Grafik Kasus Positif Covid-19 Harian di DKI Jakarta Melonjak Selama PPKM Jilid Pertama

    Megapolitan
    Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

    Asosiasi RS Swasta: Pemerintah Belum Bayar Uang Perawatan Pasien Covid-19 Puluhan Miliar Rupiah

    Megapolitan
    KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

    KPU Tangsel Nyatakan Siap Hadapi Sidang Sengketa Hasil Pilkada 2020

    Megapolitan
    Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

    Pemprov DKI Akan Tambah 1.941 Tempat Tidur Isolasi Pasien Covid-19

    Megapolitan
    Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

    Polisi: Beberapa Pembuat Surat PCR Palsu adalah Pegawai Lab dan Klinik

    Megapolitan
    Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

    Perempuan Mesum di Halte Senen Tertangkap, Pelaku Pria Masih Diburu

    Megapolitan
    Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

    Dua Anggota Ormas Dianiaya karena Sering Memalak di Kafe Bekasi, Seorang Tewas

    Megapolitan
    Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

    Tabrak Sepatbor Mobil Boks, Pengendara Motor Jatuh dan Tewas di Tempat

    Megapolitan
    Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

    Polisi Pastikan Perempuan yang Mesum di Halte Kramat Raya Bukan PSK

    Megapolitan
    komentar di artikel lainnya
    Close Ads X